Bupati Enrekang Turun Langsung: Pantau Harga Beras, Lindungi Rakyat dari Penimbun Nakal

Kamis, 6 November 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, bersama Wakil Bupati Enrekang, Andi Tenri Liwang La Tinro, dan unsur Forkopimda, melakukan pemantauan harga beras di Pasar Sentral Enrekang, Kamis, 6 November 2025.

Mereka didampingi oleh Kapolres Enrekang, AKBP Hari Budiyanto, Kejari Enrekang, A. Fajar Anugrah, Kepala BPS Enrekang, A. Makmur Jaya, PLT. Kepala DTPHP, Ikbar Ashadi, Plt. Kadinsos, Subiyanto S, dan Plt. Kadis Ketahanan Pangan, drg. Sri Siswaty Zainal.

Pemantauan harga pasar ini dilakukan untuk memastikan pedagang beras tidak menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Badan Pangan Nasional.

Dalam pemantauan tersebut, Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, menekankan pentingnya stabilitas harga dan pencegahan penimbunan atau penjualan di atas HET yang ditetapkan pemerintah.

“Kita pantau harga beras ke pedagang dan meminta agar pedagang tidak menjual dari harga yang sudah ditetapkan,” kata Yusuf Ritangnga.

Ia juga meminta pedagang untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan dan tidak memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi.

Kapolres Enrekang, AKBP Hari Budiyanto, juga meminta masyarakat untuk ikut memantau harga jual beras di pasar dan melaporkan jika ada pedagang yang curang.

“Masyarakat juga diminta ikut memantau dan segera melapor ke satgas pangan kabupaten,” kata AKBP Budi Hariyanto.

Satgas Pangan Kabupaten Enrekang telah memasang stiker ke kios-kios pedagang dan mencantumkan nomor pengaduan, yaitu 0813-1677-7008/0823-4364-2114/0811-4404-433.

Pemantauan harga beras ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Kabupaten Enrekang.

Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPS Enrekang, A. Makmur Jaya, menyampaikan bahwa harga beras di Kabupaten Enrekang relatif stabil dan tidak ada peningkatan signifikan.

Namun, ia juga menekankan pentingnya pemantauan harga secara terus-menerus untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.

Pemantauan harga beras ini juga dihadiri oleh para pedagang dan masyarakat yang sangat antusias menyambut kehadiran Bupati Enrekang dan rombongan.

Mereka berharap bahwa pemantauan harga ini dapat membantu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Kabupaten Enrekang.

Dengan demikian, Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, dan rombongan berharap bahwa pemantauan harga beras ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Enrekang dan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Kabupaten Enrekang.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Diduga Tak Transparan, Warga Pertanyakan Pengelolaan Dana BUMDESMA Sejahtera Bersama Rp240 Juta
Buntut Terbit Sertifikat Lahan Sempadan di Cibunigeulis, DPMPTSP: Kios Belum Berizin, Dorong Cek Lapangan
Diduga Langgar Regulasi Perizinan Air Tanah dan RTH, Dua RSUD di Kota Tasikmalaya Diberi Tenggat 14 Hari
Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan
Bupati Bogor Diduga Masuk Pusaran Konflik Kebenaran Lawan Kebatilan Manipulator Pasar Citeureup 2?
Cicipi Kopi ‘Kopita’, Kasat Samapta Puji Inovasi UMKM Desa Tinada
500 Unit Bedah Rumah Turun ke Enrekang, Wabup Andi Tenri Liwang: Wujud Nyata Asta Cita Presiden Prabowo
Kopi Delleng dan Olahan UMKM Stand Desa Siempat Rube 1 Sedot Perhatian Pengunjung Pesta Oang-Oang 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02 WIB

Diduga Tak Transparan, Warga Pertanyakan Pengelolaan Dana BUMDESMA Sejahtera Bersama Rp240 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:19 WIB

Buntut Terbit Sertifikat Lahan Sempadan di Cibunigeulis, DPMPTSP: Kios Belum Berizin, Dorong Cek Lapangan

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:48 WIB

Diduga Langgar Regulasi Perizinan Air Tanah dan RTH, Dua RSUD di Kota Tasikmalaya Diberi Tenggat 14 Hari

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:59 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:43 WIB

Bupati Bogor Diduga Masuk Pusaran Konflik Kebenaran Lawan Kebatilan Manipulator Pasar Citeureup 2?

Berita Terbaru

Berita terbaru

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

Selasa, 28 Jul 2026 - 14:59 WIB