Buktikan ‘Omongan’ BPKAD Kota Tasikmalaya, Mahasiswa Telusuri Kendaraan Dinas

Jumat, 7 Maret 2025 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Pasca aksi damai depan BPKAD pada Kamis (05/03/205) kemarin, Perhimpunan Mahasiswa Independen Tasikmalaya (PAMIT) melakukan on the spot ke beberapa tempat atau instansi yang dinyatakan pihak BPKAD adanya kendaraan milik Pemerintah daerah.

Akan tetapi, hasil on the spot tersebut justru menunjukkan kondisi yang memprihatinkan dari beberapa kendaraan yang masih ada.

Ujang Amin Koordinator bersama massa aksi melakukan on the spot di beberapa titik, yaitu Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, PMI kota Tasikmalaya,dan melalui Vidio Call dengan Organisasi Pramuka Kota Tasikmalaya.

Hal itu guna menegaskan bahwa kondisi kendaraan yang ditemukan di sejumlah titik sangat memprihatinkan.

Saat melakukan pemeriksaan atau on the spot di Gudang Logistik milik KPU Kota Tasikmalaya, PAMIT menemukan 3 mobil dalam keadaan rusak parah dan terlantar.

“Ketiga mobil tersebut adalah Mobil Rush, Avanza, dan Kijang, yang semuanya tertutup dedaunan dan rumput,” kata Ujang Amin.

Selain itu, ditemukan pula dua sepeda motor Supra X, dua motor Megapro, serta satu motor tanpa plat nomor yang kondisinya juga sangat buruk.

“Satu motor yang tidak ditemukan di gudang tersebut ternyata masih dioperasikan oleh staf di KPU Kota Tasikmalaya,” jelasnya.

PAMIT juga mengunjungi beberapa lokasi lain yang menyimpan kendaraan dinas, termasuk PMI Kota Tasikmalaya, yang ternyata memiliki sebuah mobil Kijang dalam kondisi yang sama yaitu terlantar dan tidak terawat dengan baik.

Begitu pula, saat menyambangi Gedung Pramuka, PAMIT menemukan bahwa 1 motor yang terdaftar sebagai kendaraan dinas sedang berada di bengkel.

Untuk memastikan keberadaannya, para mahasiswa ini melakukan video call dengan pihak yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa kendaraan tersebut masih ada dalam keadaan baik.

“Yang lebih memprihatinkan, banyak kendaraan yang tidak terawat dengan baik, bahkan ada yang tidak dipajaki,” ujar Ujang Amin.

Menurutnya, kendaraan dinas ini seharusnya dikelola dengan transparansi dan akuntabilitas tinggi.

“Ini bukan hanya soal pemeliharaan fisik, tetapi juga soal keuangan negara yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, PAMIT juga menyampaikan bahwa kendaraan yang tidak terawat dengan baik ini, selain merugikan negara, juga mencerminkan adanya ketidakseriusan dalam pengelolaan aset daerah.

Dari 48 kendaraan dinas yang dilaporkan hilang, masih ada 5 yang belum bisa dilacak keberadaannya, sementara 3 lainnya masih bermasalah dengan status administratifnya.

Dengan data lelang yang menunjukkan 13 kendaraan sudah dilelang, masih terdapat ketidakjelasan mengenai 27 kendaraan yang tersebar di OPD dinas.

PAMIT mengecam keras pengelolaan kendaraan dinas yang tidak efisien ini dan mendesak agar dalam kurun waktu 7 hari kedepan pemerintah daerah segera mengambil tindakan tegas.

Terlebih lagi, pajak kendaraan yang sudah tidak diperbarui semakin menunjukkan kelalaian dalam pengelolaan aset yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan publik.

“Harus ada perbaikan dalam sistem pengelolaan kendaraan dinas ini. Pemerintah daerah harus memastikan bahwa kendaraan yang hilang atau rusak bisa dipertanggungjawabkan dengan baik,” tegasnya.

Pihaknya sangat menyayangkan kondisi ini karena berpotensi merugikan masyarakat, PAMIT akan melakukan on the spot kembali di Kantor BNN dan DKM Masjid Agung Guna pengawalan yang serius atas Kasus ini.

PAMIT berharap agar temuan-temuan ini dapat mendorong pemerintah daerah untuk segera memperbaiki pengelolaan aset daerah dan meningkatkan transparansi dalam setiap proses administrasi kendaraan dinas.

“Pemerintah harus menunjukkan komitmen dalam merawat aset negara dan mengelola kendaraan dinas secara efisien dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Loading

Berita Terkait

Kapolsek Salak Tekankan Kedisiplinan dan Monitor Kamtibmas Desa dalam Anev Perdana
PSSI Kota Tasikmalaya Patok Target Regional, Puluhan Tim SSB Siap Beradu di Liga Jabar Istimewa
BANGGA! Mahasiswa Enrekang Kibarkan Bendera Mapasse di Jantung Himalaya 4.130 MDPL
Hangat dan Solid! Bupati Enrekang Siap All Out Dukung Konferensi PWI Sulsel di Makassar
Satpol PP Kota Tasikmalaya Tertibkan Tenda Perjuangan, Lokasi Aksi Dinilai Ganggu Objek Vital Daerah
Jalan Gang Tabuk Tadam Ambruk, Warga Minta Pemda Bartim Segera Bertindak
Ismail Naba Kembali Berjaya, Kreator Lokal di Balik Filosofi Modern Logo Hari Jadi Jeneponto ke-163
Tingkatkan Koordinasi, Kodim 0611 Garut Gandeng Media Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 21:33 WIB

Kapolsek Salak Tekankan Kedisiplinan dan Monitor Kamtibmas Desa dalam Anev Perdana

Senin, 20 April 2026 - 21:16 WIB

PSSI Kota Tasikmalaya Patok Target Regional, Puluhan Tim SSB Siap Beradu di Liga Jabar Istimewa

Senin, 20 April 2026 - 21:06 WIB

BANGGA! Mahasiswa Enrekang Kibarkan Bendera Mapasse di Jantung Himalaya 4.130 MDPL

Senin, 20 April 2026 - 20:50 WIB

Hangat dan Solid! Bupati Enrekang Siap All Out Dukung Konferensi PWI Sulsel di Makassar

Senin, 20 April 2026 - 18:46 WIB

Satpol PP Kota Tasikmalaya Tertibkan Tenda Perjuangan, Lokasi Aksi Dinilai Ganggu Objek Vital Daerah

Berita Terbaru