Budidaya Sayur Hidroponik, Program Ketahanan Pangan di Desa Sukapancar

Kamis, 7 Juli 2022 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Tasikmalaya – Pemerintahan Desa (Pemdes) Sukapancar Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya gelar pelatihan di bidang pemberdayaan masyarakat dalam pelatihan budidaya sayuran metode Hidroponik.

Kegiatan ini, merupakan salah satu program ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun anggaran 2022.

Kades Sukapancar Arip Taufik Rahman, S. Kom menjelaskan, alasan memilih pelatihan pemberdayaan budidaya sayuran metode hidroponik, karena dinilai lebih ekonomis juga menguntungkan daripada sayuran yang ditanam secara komposional.

“Salain itu,  mungkin sekarang memang  kita menyasar untuk petani milenial yang mana mungkin kedepannya untuk bertani itu lebih praktis dan tidak memerlukan lahan yang luas,” ucapnya, Kamis (2/7/2022).

Arif menyampaikan, tindakan untuk kedepanya insya alloh langkah awal Pemdes Sukapancar akan dijadikan sebagai projek pertanian.

“Ini diharapkan menjadi bahan ataupun tempat untuk praktek belajar bersama, mau kalangan bagaimanapun bisa nanti kalau sudah jadi lahannya, bisa belajar bersama disini,” tutur Arif.

Untuk kedepanya, Pemdes Sukapancar bukan ditanah ini saja, tapi kemungkinan besar masyarakat yang berminatpun insyaalloh akan difasilitasi.

“Mudah mudahan program ini dijadikan tolak ukur bagi kami,” ucapnya.

Di tempat yang sama pemateri Jejen Jenal Mustofa menjelaskan, pelatihan yang disampaikan saat ini mengenai cara bercocok tanam mengunakan metode hidroponik.

“Kita menjelaskan bagaimana bercocok tanam itu mengunakan hidroponik,” ungkap Jejen.

Ia menjelaskan, untuk kelebihan cocok tanam hidroponik lebih karena lebih  ringan dan setabil serta hegienis, dibandingkan pertanian komposional.

“Jadi, kita tidak kotor kotoran dan cocok buat anak muda atau kaum milenial. Kami harap dan berpesan untuk para peserta agar lebih semangat, lebih teliti dan lebih cermat lagi untuk menggunakan metode hidroponiknya,” pungkasnya.

Pelatihan tersebut dihadiri oleh, Kelompok Wanita Tani (KWT), Danramil dan tamu undangan lainnya. (Lex)

Loading

Berita Terkait

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG
Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman
Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh
Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat
Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers
IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD
Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung
Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers

Berita Terbaru