Tutup Program Ketahanan Pangan, Pemdes Sukapancar Gelar Pelatihan Budidaya Ikan Nila 

Kamis, 14 Juli 2022 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Tasikmalaya – Untuk ketiga kalinya Pemerintahan Desa Sukapancar Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya adakan pelatihan tentang program ketahanan pangan, Kamis (14/07/2022).

Pelatihan yang dibiayai Dana Desa tahun anggaran 2022 diantaranya budidaya Anggur, Budidaya sayuran dengan metode hidroponik dan pelatihan budidaya Ikan Nila dengan metode Bioflok yang saat ini lagi berjalan.

Arip Taufik Rahman, S. Kom Kepala Desa Sukapancar menjelaskan, pelatihan pemberdayaan masyarakat ini adalah ketiga yang terakhir.

“Sekaligus penutupan program pemberdayaan masyarakat dan ketahanan pangan dan hewani di Desa Sukapancar,” jelas Arip, Kamis (14/07/2022).

Alasan memilih tiga pelatihan budidaya tersebut, karena Pemdes Sukapancar mengikuti teknologi pertanian yang ada dan mencoba mengaplikasikan kepada masyarakat.

“Bertani ataupun bertenak itu kalau menerapkan teknologi secara tepat guna, insyaalloh bisa dengan mudah dan hasil panen dengan maksimal,” ucapnya.

Arif berharap, peserta yang mengikuti pelatihan bisa mentransfer ilmunya untuk ditularkan ke masyarakat, khususnya di desa Sukapancar.

Kades juga ingin, peserta pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan teknologi pertania dan peternakannya sehingga menghasilkan nilai ekonomis yang lebih.

“Kami juga berharap, nantinya hasil dari pelatihan ini bisa menjadi salah satu sumber pendapata Pemerintah Desa Sukapancar,” imbuh Arip.

Di tempat sama Camat Sukaresik Drs Asep Nurtjahjo M.Si mengapresiasi sekaligus mendukung dengan kegiatan yang ada di desa Sukapancar.

“Khsusunya kepala desa Sukapancar harus bisa melihat potensi yang ada di wilayahnya agar dikembangkan bekerja sama dengan unsur masyarakat,” pinta Camat.

“Kami sangat berharap, setelah adanya program pengembangan ini bisa berfikir dan melahirkan inovasi inovasi yang lebih baik,” kata dia.

Camat juga ingin, kaum milenial bisa betah di daerahnya dan membangun daerahnya masing masing, khususnya untuk desa Sukapancar dan umumnya yang berada di bawah pemerintahan kecamatan Sukaresik.

“Kami juga sangat berharap kaum milenial bisa menjadi kaum petani dimasa depan dan bisa menciptakan inovasi dan menjadi interpreuneur di daerah,” pungkasnya. (Lex).

Loading

Berita Terkait

Kejari Enrekang Lawan Putusan Bebas BAZNAS, Ajukan Banding Online-Offline ke PN Makassar: ‘Ini Arahan Kajati Sulsel’
Kanit Binmas Wakili Kapolsek Cikalongwetan Hadiri Perpisahan Kelas XII SMAN 1 Cikalongwetan
GEMPAR MAKASSAR! Santri MBS Enrekang Borong 9 Medali di Kejuaraan Nasional Celebes Silat Championship 2026
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jembatan Rambingen Lae Baning Desa Malum STTUJehe
Truk Mogok Picu Antrean Panjang di Leles Garut, Polisi Gerak Cepat Urai Kemacetan
FWJI Jatim: Kapolres Mojokerto Anti Wartawan? Diduga Sebagai Konstituen Dewan Pers
Polsek Kuala Cenaku Tanam Jagung Hibrida, Dorong Ketahanan Pangan dari Desa Sukajadi
Sidang Kasus Eksploitasi Anak oleh Konten Kreator SL, Tiga Saksi Beberkan Keterangan 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:47 WIB

Kejari Enrekang Lawan Putusan Bebas BAZNAS, Ajukan Banding Online-Offline ke PN Makassar: ‘Ini Arahan Kajati Sulsel’

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:22 WIB

Kanit Binmas Wakili Kapolsek Cikalongwetan Hadiri Perpisahan Kelas XII SMAN 1 Cikalongwetan

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:12 WIB

GEMPAR MAKASSAR! Santri MBS Enrekang Borong 9 Medali di Kejuaraan Nasional Celebes Silat Championship 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WIB

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jembatan Rambingen Lae Baning Desa Malum STTUJehe

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:37 WIB

Truk Mogok Picu Antrean Panjang di Leles Garut, Polisi Gerak Cepat Urai Kemacetan

Berita Terbaru