BPBD Jeneponto Latih Warga Desa Lentu Mitigasi Bencana

Rabu, 29 Oktober 2025 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, MNP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Jeneponto melakukan pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana ke sejumlah desa.

Salah satunya adalah desa Lentu kecamatan Bontoramba, kegiatan tersebut berlangsung di aula kantor Desa lentu Rabu (29/10/2025).

Dalam agenda tersebut dihadiri Kepala Desa Lentu Sirajuddin, ketua BPD Hamka Nur seluruh para kepala dusun dan seluruh unsur pemerintahan perangkat Desa Lentu, sejumlah tokoh masyarakat.

Hadir juga Kabid BPBD kabupaten Jeneponto Zulfikar bersama rombongan Badan penanggulangan bencana Daerah Jeneponto.

Usai acara pelatihan tersebut Zulfikar Kabid BPBD kabupaten Jeneponto menjelaskan, tujuan acara ini bagaimana masyarakat memahami dan pentingnya lebih awal menghadapi segala macam bencana.

“Khususnya banjir yang seringkali terjadi di tengah masyarakat dan untuk mengedukasi masyarakat adalah memberikan pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana,” kata Zulfikar.

Pihak BPBD Kabupaten Jeneponto turun langsung ke masyarakat memberikan pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana diberbagai kecamatan se-kabupaten Jeneponto.

Adapun target dari berbagai kecamatan se-kabupaten Jeneponto sebanyak 16 desa dan kelurahan yang dilakukan pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana.

“Ya, untuk bagaimana memahami dan menghadapi bencana yang kerap kali terjadi disaat musim penghujan sudah mulai tiba,” jelas Zulfikar.

Lain halnya penyuluh sekaligus pemateri dalam acara tersebut Habibi dari jajaran BPBD Jeneponto yang sempat hadir mendampingi Kabid.

Habibi memberikan pengarahan membahas penyebab daripada bencana dan cara mengantisipasi hal-hal yang patuh dilakukan saat terjadi bencana.

Menurut Habibi, faktor penyebab bencana banjir pada umumnya banyaknya penggundulan hutan di hulu sungai dan mengabaikan pelestarian lingkungan hijau disekitarnya.

“Selain itu, kesadaran penumpukan sampah yang berserakan juga mengimbau untuk menghindari lebih awal apabila terjadi bencana banjir,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Mahmud Sewang

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Garut Utara Harga Mati! Perjuangan Nyata Kunci Lahirnya Daerah Otonomi Baru
Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Hektar Lahan Kering di Pemalang Terbakar
Kanwil Ditjenpas DK Jakarta Perkuat Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi
Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah
Marak Pengamen dan Pengemis, Satpol PP Pemalang Turun Tangan Beri Pengarahan
Tangkap Pembobol Rumah di Kalianda, Polisi Ungkap Dua Kasus Curanmor Sekaligus
Wujud Sedekah Jariyah, Keluarga Almarhum Azis Riyono Wakafkan Al-Qur’an di Tiga Masjid
Selamatkan Sungai Kuantan, Polsek Cerenti Tertibkan 48 Rakit Tambang Emas Ilegal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:10 WIB

Garut Utara Harga Mati! Perjuangan Nyata Kunci Lahirnya Daerah Otonomi Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Hektar Lahan Kering di Pemalang Terbakar

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:48 WIB

Kanwil Ditjenpas DK Jakarta Perkuat Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:28 WIB

Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:59 WIB

Marak Pengamen dan Pengemis, Satpol PP Pemalang Turun Tangan Beri Pengarahan

Berita Terbaru

Berita terbaru

Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah

Kamis, 16 Jul 2026 - 13:28 WIB