Begini Tanggapan Humas Yayasan Maung Bodas Terkait Isu Dana Hibah di Jabar

Jumat, 9 Mei 2025 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ciamis, MNP – Dana hibah kini menjadi sorotan publik lantaran dinilai beraroma nepotisme, apalagi belum lama ini para penerima diperiksa Polda Jabar karena terindikasi terjadi korupsi dari temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

Karena itu, pentingnya alokasi dana hibah yang jelas dan transparan, untuk mencegah penyimpangan oleh para oknum yang mengatasnamakan yayasan palsu atau ‘bodong’.

Hal tersebut disampaikan H.Asep selaku Humas Yayasan Maung Bodas di padepokannya yang berlokasi di Jalan Dadiharja RT 006 RW 023, Dusun Cisema, Desa Rancah, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis Jawa Barat.

Menurut keterangan Asep, alokasi dana hibah yang baik meliputi Perjanjian Hibah, Rencana Anggaran Biaya (RAB), sistem pengendalian internal, serta pengawasan yang ketat.

“Ini dapat menjadi lebih akuntabel dan mampu meningkatkan kepercayaan di mata masyarakat,” ungkap Asep, Jum’at (09/05/2025).

Menurutnya, untuk mendorong Gubernur Jawa Barat, harus adanya tim khusus dari Kang Dedi Mulyadi agar bisa turun langsung ke lapangan guna mengecek kredibilitas penerima hibah.

“Supaya kedepannya tidak ada lagi oknum yang mengatasnamakan yayasan keluarga atau yayasan pribadi hanya demi kepentingan tertentu,” tegasnya.

Sebagai informasi, Yayasan Maung Bodas aktif dalam menangani rehabilitasi Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan pecandu narkoba tanpa memungut biaya. Namun hingga kini, mereka mengaku belum pernah menerima bantuan dana hibah dari pemerintah.

“Padahal, yayasan kami berperan penting dalam membantu masyarakat. Seharusnya Pemprov Jabar lebih peka terhadap yayasan-yayasan yang fokus pada rehabilitasi ODGJ dan narkoba, karena mereka sangat membutuhkan perhatian khusus,” tambah Asep.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan rehabilitasi ODGJ atau pecandu narkoba dapat menghubungi Yayasan Maung Bodas melalui WhatsApp di nomor 0823-1763-2100.

Lokasi yayasan berada di Jalan Dadiharja RT 006 RW 023, Dusun Cisema, Desa Rancah, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis. Untuk biaya rehabilitasi sendiri, bersifat sukarela atau free (seikhlasnya).

Loading

Penulis : Dadan

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Untuk Ketiga Kalinya! Bupati Yusuf Ritangnga Bagikan 23 Alsintan Gratis ke Kelompok Tani Maiwa
Rutan Pemalang dan PKBM Agung Nugraha Sepakati Program Penyetaraan Pendidikan Warga Binaan
Nestapa Sang Ikon Ibu Kota, Kala Ondel-Ondel Betawi Mengais Rezeki Hingga ke Pemalang
Merawat Tradisi Menolak Bala, Mengintip Ruwatan Desa Glandang Bantarbolang Pemalang
Polsek Pematang Karau Selidiki Dugaan Penggalian Makam Mayoritas Perempuan di Desa Lebo
Marak Terjadi Kecelakaan, Kenapa Kerusakan Jalan Cisayong -Sindangelet Dibiarkan?
BPJS Kesehatan Goes To Campus INTI, Tingkatkan Pemahaman JKN bagi Generasi Muda
Sederhana Penuh Makna, Tangis Haru Warnai Perpisahan Siswa SMAS Al Fatah Limbangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:52 WIB

Untuk Ketiga Kalinya! Bupati Yusuf Ritangnga Bagikan 23 Alsintan Gratis ke Kelompok Tani Maiwa

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:30 WIB

Rutan Pemalang dan PKBM Agung Nugraha Sepakati Program Penyetaraan Pendidikan Warga Binaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:05 WIB

Nestapa Sang Ikon Ibu Kota, Kala Ondel-Ondel Betawi Mengais Rezeki Hingga ke Pemalang

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:57 WIB

Merawat Tradisi Menolak Bala, Mengintip Ruwatan Desa Glandang Bantarbolang Pemalang

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:19 WIB

Polsek Pematang Karau Selidiki Dugaan Penggalian Makam Mayoritas Perempuan di Desa Lebo

Berita Terbaru