Untuk Ketiga Kalinya! Bupati Yusuf Ritangnga Bagikan 23 Alsintan Gratis ke Kelompok Tani Maiwa

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENREKANG, MNP –  Senyum lebar dan sorak gembira mewarnai lapangan Kecamatan Maiwa, Senin 24 Juni 2026.

Untuk ketiga kalinya dalam masa kepemimpinannya, Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga kembali menebar kebahagiaan bagi para petani.

Dengan penuh semangat, Bupati Yusuf secara simbolis menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada 23 kelompok tani se-Kecamatan Maiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan yang datang dari Kementerian Pertanian RI ini bukan main-main jumlahnya: 8 unit Traktor Roda 4, 10 unit Traktor Roda 2, dan 5 unit Traktor Crawler.

Sebuah kado besar yang dinilai akan mengubah wajah pertanian Enrekang ke arah yang lebih modern dan produktif.

Pembagian Alsintan ini bukan kali pertama, tapi yang ketiga kalinya. Artinya, komitmen Bupati Yusuf untuk memajukan sektor pertanian Enrekang bukan sekadar janji di atas kertas.

Dari tahun ke tahun, bantuan mesin pertanian terus mengalir ke kelompok tani yang benar-benar membutuhkan.

“Kita berharap bantuan Alsintan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Enrekang, khususnya produksi beras,” tegas Bupati Yusuf di hadapan ratusan petani yang hadir.

Harapan itu bukan tanpa dasar. Dengan hadirnya 23 traktor baru, proses pengolahan lahan yang biasanya memakan waktu berminggu-minggu kini bisa dipangkas menjadi beberapa hari saja. Waktu tanam jadi lebih cepat, panen bisa lebih sering.

Yang membuat para petani semakin bangga adalah status bantuan ini. Bupati Yusuf dengan tegas meluruskan agar tidak ada lagi isu miring di lapangan.

“Alsintan yang dibagikan adalah bantuan dari Kementerian Pertanian yang diberikan tanpa memungut biaya dari kelompok penerima. Bantuan ini murni gratis untuk kelompok tani. Dan kita berharap dapat digunakan dengan sebaik mungkin,” ucapnya lantang.

Kalimat “murni gratis” itu disambut tepuk tangan meriah. Sebab, selama ini banyak petani trauma dengan bantuan yang ujung-ujungnya ada “pungutan liar”.

Di era Bupati Yusuf, Enrekang membuktikan bahwa bantuan negara benar-benar sampai ke tangan yang berhak tanpa dipotong sepeser pun.

Kecamatan Maiwa memang layak mendapat perhatian khusus. Sebagai salah satu lumbung padi utama di Enrekang, Maiwa selama ini berjibaku dengan keterbatasan alat.

Traktor crawler yang dibagikan sebanyak 5 unit pun sangat strategis, karena mampu bekerja di lahan sawah berlumpur yang selama ini sulit dijangkau traktor roda biasa.

Sementara 10 unit TR 2 akan sangat membantu petani dengan lahan sempit di dataran tinggi. Kombinasi 8 TR 4, 10 TR 2, dan 5 Crawler ini ibarat orkestra mesin yang siap menggenjot produktivitas sawah Maiwa hingga berkali lipat. Petani tak perlu lagi sewa alat mahal atau antri berbulan-bulan.

Bagi Bupati Yusuf, pertanian adalah urat nadi Enrekang. Karena itu, setiap Alsintan yang turun tidak boleh berhenti jadi pajangan di gudang.

Beliau meminta 23 kelompok tani penerima untuk merawat, mengelola, dan mengoperasikan alat ini secara profesional dan gotong royong.

“Ini milik kalian, pakai sebaik-baiknya,” pesan Bupati yang diamini para ketua kelompok tani.

Jika dikelola benar, bukan tidak mungkin Enrekang akan kembali menyandang predikat sebagai salah satu penyangga beras Sulawesi Selatan. Dari Maiwa, target swasembada pangan daerah mulai diwujudkan satu traktor demi satu traktor.

Momentum pembagian Alsintan ketiga ini menjadi bukti nyata keberpihakan Pemkab Enrekang kepada petani. Di tengah tantangan cuaca dan harga pupuk, kehadiran 23 mesin baru ini adalah vitamin penyemangat.

Kini, tugas selanjutnya ada di pundak para petani Maiwa: mengubah besi-besi canggih itu menjadi bulir-bulir padi emas. Jika Maiwa produktif, Enrekang kuat. Jika Enrekang kuat, Sulsel kenyang.

Dan semua itu dimulai dari langkah sederhana: seorang Bupati yang turun langsung, menyerahkan kunci traktor, sambil berpesan agar Enrekang terus menanam harapan di setiap jengkal sawahnya.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Camat Kuala Cenaku Berharap MTQ ke-XX Jadi Wadah Lahirkan Generasi Berakhlak Mulia
Pasca-Laka di Simpang Empat Tonjong, Satlantas Polres Ciamis Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan
FATAS dan Bikers Advokat Tasikmalaya Perkuat Soliditas, Tegaskan Bikers Beda dengan Geng Motor
Puluhan Pekerja Masuki Lahan PT SBL Inhu, Dasar Hukum KSO Agrinas-Java Victory Dipertanyakan
Dodi Nefeldi Sosialisasikan Ranperda Perlindungan Perempuan di Teluk Sungkai
50+ Hektare Eks MJAP di Bartim Terbakar, Penegakan Hukum Kini Diuji
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Polsek Kuala Cenaku Dorong Ketahanan Pangan di Tanjung Sari
Aliansi UMKM Bogor Raya Demo BRI KCP Sindang Barang, Desak Bank Jangan Persulit KUR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Camat Kuala Cenaku Berharap MTQ ke-XX Jadi Wadah Lahirkan Generasi Berakhlak Mulia

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Pasca-Laka di Simpang Empat Tonjong, Satlantas Polres Ciamis Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:17 WIB

FATAS dan Bikers Advokat Tasikmalaya Perkuat Soliditas, Tegaskan Bikers Beda dengan Geng Motor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Puluhan Pekerja Masuki Lahan PT SBL Inhu, Dasar Hukum KSO Agrinas-Java Victory Dipertanyakan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Dodi Nefeldi Sosialisasikan Ranperda Perlindungan Perempuan di Teluk Sungkai

Berita Terbaru