Marak Terjadi Kecelakaan, Kenapa Kerusakan Jalan Cisayong -Sindangelet Dibiarkan?

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Warga mengeluhkan kondisi jalan rusak dan berlubang di ruas jalan Cisayong–Sindangelet, tepatnya di Desa Sukalaksana, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (24/6/2026).

Jalan yang mengalami kerusakan cukup parah tersebut dinilai menjadi penyebab sering terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Salah seorang warga, Ibu Ade (70), mengungkapkan bahwa kecelakaan di lokasi tersebut hampir terjadi setiap hari.

Menurutnya, lubang jalan yang cukup dalam sangat membahayakan para pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari maupun saat hujan.

“Sudah sering terjadi kecelakaan di sini, bahkan hampir setiap hari ada saja yang terjatuh. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan yang berlubang dan membahayakan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan oleh wartawan Media Nasional Potret, Dwi. Ia mengaku sering melihat bahkan merasakan langsung dampak buruk dari kondisi jalan yang rusak tersebut.

Dwi menyayangkan lambannya respons dari pihak terkait terhadap persoalan keselamatan pengguna jalan.

“Kondisi ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Jangan sampai menunggu korban terus bertambah baru ada tindakan,” katanya.

Dwi menegaskan akan mempertanyakan penggunaan anggaran desa maupun sumber dana lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk penanganan jalan rusak tersebut.

Menurutnya, pemerintah desa dan pihak terkait perlu segera mengambil langkah nyata agar kondisi jalan kembali layak dilalui.

Masyarakat berharap adanya perbaikan secepatnya agar ruas jalan Cisayong–Sindangelet tidak lagi menjadi titik rawan kecelakaan dan dapat memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna jalan.

Loading

Penulis : Red

Berita Terkait

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan
DPRD Bartim Cek Lokasi Karhutla Hayaping: Klaim 11 Hektare Dipertanyakan, Hasil Pantauan Sekitar 1 Hektare
Dampak Koalisi Gemuk, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Enggan Dukung Petisi 26
Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang
Menolak Lupa G30S: Belajar Sejarah Secara Utuh untuk Menjaga Persatuan Bangsa
Tinggal di Gubuk Reyot Dekat Pusat Pemerintahan, Kasus Siti Nuraenun Jadi Cermin Evaluasi Data Bansos
TBBR Ultimatum Polres Bartim: Bebaskan Dua Peladang Hayaping, Buka Sumber Data 11 Hektare
Saat Air Datang, Harapan Kembali Mengalir: TNI Salurkan Air Bersih untuk 450 Warga Sukarame

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:02 WIB

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan

Rabu, 30 September 2026 - 17:51 WIB

DPRD Bartim Cek Lokasi Karhutla Hayaping: Klaim 11 Hektare Dipertanyakan, Hasil Pantauan Sekitar 1 Hektare

Rabu, 30 September 2026 - 13:00 WIB

Dampak Koalisi Gemuk, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Enggan Dukung Petisi 26

Rabu, 30 September 2026 - 10:40 WIB

Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang

Rabu, 30 September 2026 - 10:33 WIB

Menolak Lupa G30S: Belajar Sejarah Secara Utuh untuk Menjaga Persatuan Bangsa

Berita Terbaru

Berita terbaru

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan

Rabu, 30 Sep 2026 - 18:02 WIB

Berita terbaru

Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang

Rabu, 30 Sep 2026 - 10:40 WIB