Fokus Pembangunan Kota Tasikmalaya 2026, Penata Kelolaan dan Peningkatan Kualitas SDM

Rabu, 23 September 2026 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP — Pemerintah Kota Tasikmalaya secara resmi menggelar acara Peresmian Hasil-Hasil Pembangunan Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2025, yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-23 Kota Tasikmalaya dengan tema “Tasik Maju”.

Acara ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., M.B.A, didampingi oleh prokomda Kota Tasikmalaya yang bertempat di aula Bappelitbangda.

Kegiatan ini menandai selesainya berbagai program pembangunan yang telah direncanakan dan dilaksanakan sepanjang tahun anggaran 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembangunan yang telah diresmikan ini mencakup berbagai sektor yang disesuaikan dengan enam pilar utama pembangunan Kota Tasikmalaya.

Pemerintah Kota Tasikmalaya menetapkan arah kebijakan pembangunan untuk tahun 2026 dengan fokus utama pada penata kelolaan pemerintahan dan pengembangan sumber daya manusia, sekaligus memastikan setiap pembangunan yang dilakukan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam keterangannya, Wali Kota Tasikmalaya menyampaikan bahwa hasil perencanaan tahun 2024 telah menghasilkan berbagai pembangunan di tahun 2025.

Tahun 2025–2029 merupakan masa “take off” pembangunan di bawah kepemimpinan saat ini, dan hasil evaluasi pelaksanaan tahun 2025 akan menjadi acuan untuk penyempurnaan perencanaan tahun-tahun berikutnya.

“Perencanaan yang baik itu harus terus terjadi di tahun-tahun setelahnya. Perlu kita syukuri, walaupun dengan kondisi dan tantangan yang luar biasa, Kota Tasikmalaya masih bisa terus membangun,” kata Wali Kota.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang lebih banyak pada pembangunan fisik, tahun 2026 diarahkan pada:

– Penata kelolaan pemerintahan yang lebih baik

– Pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia

– Reprioritasisasi pembangunan infrastruktur — jumlah paket pembangunan fisik diperkirakan tetap setara dengan tahun 2025, namun fokus utamanya bergeser ke kualitas dan dampak

– Keseimbangan anggaran — antara belanja modal, hibah, dan pengeluaran wajib sesuai aturan Kementerian Dalam Negeri dan peraturan perundang-undangan

– Pencapaian indikator makro — pemantauan angka kelahiran, angka kematian, tingkat pengangguran terbuka, dan indikator kesejahteraan lainnya

Wali Kota mengatakan, pembangunan tidak sekadar tentang jumlah fisik yang dibangun, tetapi apakah pembangunan tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Beberapa fokus utama yang ingin dicapai.

– Penanganan masalah banjir — apakah pembangunan yang dilakukan dapat berkontribusi mengurangi risiko banjir di Kota Tasikmalaya?

– Peningkatan akses pendidikan — apakah fasilitas pendidikan yang dibangun dapat semakin memudahkan masyarakat?

– Pelayanan dasar dan penanganan bencana — termasuk di antaranya perbaikan fasilitas dan penanganan masalah lingkungan di wilayah Kecamatan Tamansari dan kawasan lainnya.

“Sembilan ratus tujuh paket pembangunan yang telah dilaksanakan, semuanya harus dapat dirasakan dampaknya. Apakah banjir terselesaikan? Apakah akses pendidikan membaik? Itulah yang menjadi fokus kita di tahun 2026.”

Seluruh perencanaan juga diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2026–2029, agar setiap langkah pembangunan terarah dan berdampak luas bagi Kesejahteraan masyarakat Kota Tasikmalaya.

Loading

Penulis : Ist

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Herbal ACB Tampil di Liga Produk Ciamis Jabar, Dorong Minuman Tradisional Lebih Dikenal
IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
Putra-Putri Kecamatan Kawalu Raih Prestasi Gemilang di FTBI Tingkat Kota Tasikmalaya 2026
Asep Rahmat Soroti Proyek Pokmas: “Kalau Kerjakan Semua, Kelurahan Berfungsi Apa?”
Semarakkan HUT ke-81 TNI, Korem 062/TN dan Kodim 0611/Garut Gelar Bazar Murah Serentak
Sosialisasi Karhutla Lebih Banyak Ancaman Hukum, Edukasi Dampak Kabut Asap Justru Minim
APBD Perubahan 2026 Disahkan, DPRD Pendapatan Capai Rp1,62 Triliun
Rp2,9 Miliar Digelontorkan untuk Percepatan Penanganan TBC di Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:20 WIB

Fokus Pembangunan Kota Tasikmalaya 2026, Penata Kelolaan dan Peningkatan Kualitas SDM

Rabu, 23 September 2026 - 16:09 WIB

Herbal ACB Tampil di Liga Produk Ciamis Jabar, Dorong Minuman Tradisional Lebih Dikenal

Rabu, 23 September 2026 - 16:01 WIB

IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026

Rabu, 23 September 2026 - 12:59 WIB

Putra-Putri Kecamatan Kawalu Raih Prestasi Gemilang di FTBI Tingkat Kota Tasikmalaya 2026

Rabu, 23 September 2026 - 11:36 WIB

Asep Rahmat Soroti Proyek Pokmas: “Kalau Kerjakan Semua, Kelurahan Berfungsi Apa?”

Berita Terbaru

Berita terbaru

IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:01 WIB