Bahas Isu Stunting, Komisi IX DPRRI bersama BKKBN Sosialisasi di Kota Tasikmalaya 

Rabu, 31 Januari 2024 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Penting sekali berbicara penduduk Indonesia dengan jumlah kurang-lebih 280 juta penduduk, Indonesia no 5 setalah Vietnam, India, Amerika.

Persoalan kesehatan menjadi tolak ukur bangsa atau negara karena dilihat dari tiga aspek yaitu Pendidikan, Kesehatan dan Daya Beli Masyarakat.

Ketiga aspek tersebut menjadi tolak ukur termasuk negara maju, berkembang, Maju, atau miskin. Namun, isu stunting menjadi dominan di Indonesia kurang lebih 30% kasus di Indonesia.

Terkait hal tersebut Drs. Acep Adang Ruhimat, M.Si. DPR RI Komisi IX berkolaborasi dengan BKKBN Pusat menggelar Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja, Gedung Serbaguna Cikiara, Kel. Panglayungan, Kec. Cipedes, Kota Tasikmalaya, Selasa (30/01/2024).

Menurut Acep Adang Ruhimat, di seluruh Indonesia, kasus stunting masih 30%, sementara di tahun 2024 targetnya 14% sehingga di genjot di semua berbagai kegiatan yg dilaksanakan dari BKKBN pusat provinsi dan kabupaten.

“BKKBN sedari dulu menyarankan bahwa 2 anak cukup, supaya jangan kerepotan mengurus anak yang dilahirkan agar sehat lahir,” ungkapnya.

Asep Adang Ruhimat menjelaskan, di minggu ini ada 20 titik sosialisasi yang akan dilaksanakan BKKBN bersama instansi dan untuk di Tasikmalaya hanya ada 6 titik.

“Kasus stunting yang paling tinggi adalah kabupaten Garut dan kabupaten Tasikmalaya. Intinya kita harus tahu cara merawat ibu dan anak. Selain itu juga merawat lingkungan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Suslia

Berita Terkait

Menuju Tasik Hejo, Moka Sukapura Tanam Pohon Buah di Objek Wisata Galunggung
Situ Gede Kering Parah, Aktivitas Tambang Galian C Diduga Jadi Pemicu
Dukung Ketahanan Pangan, Kelompok Tani MAKMUR JAYA 02 Rajapolah Resmi Berdiri
Kapolsek Dusun Tengah Pimpin Langsung Ground Check Titik Hotspot di Kecamatan Paku
Ampera AY Mebas: Provinsi Kalteng Alokasikan Rp10 Miliar untuk Pengaspalan Jalan Patung-Hayaping
Petani dan Warga Pakpak Bharat Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait X Star Subsidi BBM
Polsek Dusun Tengah Olah TKP Jenazah Diduga Gantung Diri di Komplek Pasar Subuh Ampah
14 Tahun Mengabdi, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah Bukit Duri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Menuju Tasik Hejo, Moka Sukapura Tanam Pohon Buah di Objek Wisata Galunggung

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Situ Gede Kering Parah, Aktivitas Tambang Galian C Diduga Jadi Pemicu

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kelompok Tani MAKMUR JAYA 02 Rajapolah Resmi Berdiri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Kapolsek Dusun Tengah Pimpin Langsung Ground Check Titik Hotspot di Kecamatan Paku

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Ampera AY Mebas: Provinsi Kalteng Alokasikan Rp10 Miliar untuk Pengaspalan Jalan Patung-Hayaping

Berita Terbaru

Berita terbaru

Situ Gede Kering Parah, Aktivitas Tambang Galian C Diduga Jadi Pemicu

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:24 WIB