Audiensi dengan Mentan: Bupati Enrekang Bahas Ketahanan Pangan dan Pengembangan Komoditas Unggulan

Rabu, 10 September 2025 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, baru saja melakukan audiensi terbatas dengan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, di Jakarta Selatan pada Selasa, 9 September 2025.

Audiensi ini juga dihadiri oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, Bupati Pinrang, Irwan Hamid, dan Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Enrekang menyampaikan capaian pelaksanaan program swasembada pangan dan rencana pengembangan komoditas hortikultura di Kabupaten Enrekang.

“Kami menyampaikan terkait program ketahanan pangan yang telah dijalankan sesuai arahan Bapak Presiden dan juga potensi pertanian di Enrekang,” ungkap H. Muh. Yusuf Ritangnga.

Bupati Enrekang menambahkan bahwa Enrekang sangat siap menjalankan program ketahanan pangan, khususnya sektor kopi dan kakao.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, juga menekankan pentingnya pengembangan dan hilirisasi komoditas perkebunan seperti kopi dan kakao.

Menteri Pertanian mendorong pengembangan dan hilirisasi komoditas hortikultura seperti bawang merah dan sayur-sayuran lainnya di Kabupaten Enrekang.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui serapan tenaga kerja di sektor pertanian.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan program ketahanan pangan secara nasional maupun pengembangan sektor pertanian di Pinrang, Tana Toraja, dan Enrekang dapat berjalan lancar.

Bupati Enrekang sendiri telah menunjukkan kesiapan daerahnya untuk mendukung program tersebut.

Pengembangan komoditas unggulan seperti kopi, kakao, dan bawang merah diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat terus bersinergi untuk mencapai tujuan tersebut.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?
Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur
Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?
Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C
Ditinggal Bakar Sampah, Lahan Milik Wakil Bupati Pemalang Hangus Terbakar
Sekdes Sukamanah Raih Apresiasi Masyarakat Berkat Pelayanan Prima
Tanggung Jawab Siapa? Diduga Keracunan, Puluhan Warga Peundeuy Garut Alami Mual dan Diare 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:52 WIB

Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:30 WIB

Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:58 WIB

Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C

Berita Terbaru