Jakarta, MNP – Komisi VI DPR-RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dirut Utama Perum Bulog di ruang rapat Komisi VI DPR-RI, Gedung Nusantara 1 Senayan, Jakarta Selatan
Komisi yang membidangi Perdagangan, Kawasan Perdagangan dan Pengawasan persaingan usaha serta BUMN ini, mengangkat pembahasan dalam Raker dan RDP.
Isu yang diangkat terkait harga komoditas dan kesiapan Kementrian Perdagangan RI dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran idul fitri tahun 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam RDP itu, Anggota Komisi VI DPR-RI, Rizal Bawazier juga menyampaikan keluhan nelayan di Dapilnya yaitu Jawa Tengah X (Kab/Kota Pekalongan, Batang dan Pemalang), mengenai perijinan Nelayan Kepada Kementerian Perdagangan.
Dikatakan Rizal Bawazier, seperti yang terjadi di lapangan terutama terjadi di Dapilnya, banyak menerima keluhan dari para Kelompok Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) terkait mahalnya membuat perijinan di Kemendag.
Bahkan lanjut Rizal Bawazier, nelayan menceritakan sampai ada uang siluman 40 juta rupiah untuk perijinan ini,”ujar Rizal Bawazier.
“Kita tidak mau lagi ada seperti ini, saya harap Pak Menteri pecat sajalah para oknum oknum tersebut,” tutup Rizal Bawazier pada rapat tersebut.
![]()
Penulis : Ragil
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan