Ancaman Cuaca Panas Ekstrem, Damkar Pemalang Siaga Hadapi Potensi Kebakaran Lahan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, MNPMemasuki puncak musim kemarau tahun 2026, Satuan Polisi Pamong Praja melalui Bidang Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Pemalang meningkatkan status kesiagaan.

Cuaca terik yang melanda wilayah Pemalang dalam beberapa pekan terakhir telah mengubah jutaan hektare semak, ilalang, dan lahan kosong menjadi sangat kering dan mudah terbakar.

Pihak Damkar dan Penyelamatan Pemalang mencatat sejumlah insiden telah terjadi, seperti kebakaran lahan di kawasan Surajaya, amukan si jago merah di petak hutan Bantarbolang, hingga tebing perbukitan di Desa Beluk, Kecamatan Belik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi angin kencang di siang hari membuat percikan api kecil mampu merembet dan membesar dalam hitungan menit saja.

Kepala bidang pemadam kebakaran dan Penyelamatan Nurokhman menghimbau melalui Platform akun resmi’ sosial medianya terkait dengan peningkatan kewaspadaan kebakaran pada musim kemarau panjang seperti saat ini,

Saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya dirinya menambahkan agar setiap warga selalu meneliti, terutama saat membakar sampah, meninggalkan rumah pastikan kompor atau dapur dalam kondisi padam serta jangan sembarangan buang puntung rokok yang masih menyala,

“Kami meminta masyarakat untuk tidak meremehkan gesekan atau bara sekecil apa pun. Jangan sekali-kali membakar sampah di pekarangan atau membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar, juga pastikan saat bepergian kompor atau dapur padam,serta jangan buang puntung rokok masih menyala sembarangan,” ujar Nurokhman, Jum’at (24/7).

Selain aktivitas bakar sampah, kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan di sepanjang jalan atau area tebing kering menjadi pemicu dominan yang sering diabaikan warga.

Damkar Pemalang mengingatkan bahwa kelalaian kecil ini tidak hanya mengancam keselamatan lingkungan dan satwa, tetapi juga berisiko tinggi merembet ke permukiman penduduk terdekat.

Dilaporkan oleh pihak Damkar sebelumnya ,kebakaran lahan kering dalam waktu satu hari terjadi di 4 titik, pada Kamis (23/7) kemarin diantaranya Desa Demangharjo kecamatan Warureja, Randudongkal, Comal dan Kaligelang.

Masyarakat diminta segera melapor ke pos-pos Damkar terdekat di wilayah Pemalang jika melihat tanda-tanda kepulan asap atau titik api liar, agar penanganan dapat dilakukan secara cepat sebelum api menjadi tak terkendali.

 

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Transaksi Obat Keras Terbatas Terbongkar di Cibatu, Polisi Amankan Ratusan Butir
Hari Lantas ke 71, Satlantas Polres Jeneponto Berbagi Bansos di Binamu 
Kapolres Jeneponto Safari Subuh di Masjid Nurul Falah Rumbia, Imbau Warga Waspadai Karhutla
Tekan Defisit Stok Darah, PMI Kota Tasikmalaya Gandeng Bank Indonesia Edukasi 150 Peserta
Tewah Pupuh, Desa Berkinerja Baik Wakili Kalimantan Tengah di Tingkat Nasional
Lestarikan Budaya Sunda, Disdik Kota Tasikmalaya Sukses Gelar Festival Tunas Bahasa Ibu 2026
Kebun Karet di Desa Tampa Terbakar, Pemadam Kerja Ekstra di Lahan Gambut
Pengakuan Mengerikan Pemilik Senpi Rakitan Bakauheni: Curi 100 Lebih Motor Sejak 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:20 WIB

Transaksi Obat Keras Terbatas Terbongkar di Cibatu, Polisi Amankan Ratusan Butir

Rabu, 16 September 2026 - 14:11 WIB

Hari Lantas ke 71, Satlantas Polres Jeneponto Berbagi Bansos di Binamu 

Rabu, 16 September 2026 - 14:06 WIB

Kapolres Jeneponto Safari Subuh di Masjid Nurul Falah Rumbia, Imbau Warga Waspadai Karhutla

Rabu, 16 September 2026 - 13:28 WIB

Tekan Defisit Stok Darah, PMI Kota Tasikmalaya Gandeng Bank Indonesia Edukasi 150 Peserta

Rabu, 16 September 2026 - 13:17 WIB

Tewah Pupuh, Desa Berkinerja Baik Wakili Kalimantan Tengah di Tingkat Nasional

Berita Terbaru