Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Hektar Lahan Kering di Pemalang Terbakar

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, MNP Langit Pemalang berubah oranye kemerahan saat ratusan hektar lahan kering di sekitaran Longwell, Surajaya, dilalap si jago merah.

Kemarau panjang yang memicu kekeringan ekstrem membuat vegetasi mudah terbakar dan menciptakan lautan api yang mengancam kawasan industri,

Insiden kebakaran ini dilaporkan pertama kali sekitar pukul, 22.12 Wib. Tiupan angin kencang di kawasan tersebut membuat api merembet dengan sangat cepat dan tak terkendali.

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Pemalang Nurokhman, saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya mengatakan

Bahwa Insiden kebakaran lahan kering di sekitar kawasan pabrik PT Longwell Surajaya tersebut disebabkan oleh pembakaran sampah daun dan rumput yang tidak diamankan dengan baik, sehingga dalam waktu cepat membesar membakar lahan di area tersebut.

Secara operasional bahwa tanggung jawab penanggulangan ada pada pihak perhutani, karena area tersebut masih wilayah perhutani.

“Namun demikian untuk memberi rasa aman pada lingkungan sekitar, khususnya PT Longwell yang berdekatan, kami menurunkan tim damkar Pos Pemalang, untuk melakukan antisipasi meluasnya api serta pemadaman pada area sekitar yang berdekatan dengan PT Longwell,” terangnya, Kamis (16/7).

Lahan ilalang yang mengering selama berbulan-bulan seolah menjadi bahan bakar sempurna, memicu kepulan asap pekat yang membumbung tinggi dan terlihat dari kejauhan.

Hingga berita ini diturunkan, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pemalang bersama aparat gabungan TNI-Polri dan warga setempat masih berjibaku masih melakukan pendinginan Petugas Damkar fokus melokalisir titik api agar tidak menjalar ke area pabrik dan permukiman warga terdekat.

Asap tebal yang menyelimuti area sekitar juga membatasi jarak pandang pengguna jalan.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Pemalang, mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak sembarangan membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan di area rawan seperti ini.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Transaksi Obat Keras Terbatas Terbongkar di Cibatu, Polisi Amankan Ratusan Butir
Hari Lantas ke 71, Satlantas Polres Jeneponto Berbagi Bansos di Binamu 
Kapolres Jeneponto Safari Subuh di Masjid Nurul Falah Rumbia, Imbau Warga Waspadai Karhutla
Tekan Defisit Stok Darah, PMI Kota Tasikmalaya Gandeng Bank Indonesia Edukasi 150 Peserta
Tewah Pupuh, Desa Berkinerja Baik Wakili Kalimantan Tengah di Tingkat Nasional
Lestarikan Budaya Sunda, Disdik Kota Tasikmalaya Sukses Gelar Festival Tunas Bahasa Ibu 2026
Kebun Karet di Desa Tampa Terbakar, Pemadam Kerja Ekstra di Lahan Gambut
Pengakuan Mengerikan Pemilik Senpi Rakitan Bakauheni: Curi 100 Lebih Motor Sejak 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:20 WIB

Transaksi Obat Keras Terbatas Terbongkar di Cibatu, Polisi Amankan Ratusan Butir

Rabu, 16 September 2026 - 14:11 WIB

Hari Lantas ke 71, Satlantas Polres Jeneponto Berbagi Bansos di Binamu 

Rabu, 16 September 2026 - 14:06 WIB

Kapolres Jeneponto Safari Subuh di Masjid Nurul Falah Rumbia, Imbau Warga Waspadai Karhutla

Rabu, 16 September 2026 - 13:28 WIB

Tekan Defisit Stok Darah, PMI Kota Tasikmalaya Gandeng Bank Indonesia Edukasi 150 Peserta

Rabu, 16 September 2026 - 13:17 WIB

Tewah Pupuh, Desa Berkinerja Baik Wakili Kalimantan Tengah di Tingkat Nasional

Berita Terbaru