Tasikmalaya, MNP – Ditengah hiruk pikuknya kota Tasikmalaya yang merupakan salah satu kota terbesar di Priangan Timur, terdapat potret kelam yang menjadi pilu.
Terlihat jelas di titik titik lampu merah pusat kota, anak anak di bawah umur memerankan karakter para icon kartun dengan menutup dirinya dengan baju atau aksesoris badut.
Tidak hanya itu saja, terlihat jelas anak anak jalanan berkumpul di beberapa titik lampu merah. Sungguh pemandangan yang cukup miris di kota Tasikmalaya yang dinilai membiarkan adanya dugaan eksploitasi anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait hal tersebut H. Murjani anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Komisi IV pun angkat bicara. Pihaknya akan secepatnya berkoordinasi dan komunikasi dengan Pemkot Tasikmalaya melalui instansi terkait seperti Dinas Sosial dan Satpol-PP.
“Kabar yang saya terima baru ya, kita juga nanti akan respon komisi 4 jangan sampai nanti anak-anak terlantar nanti adalah anak-anak Tasikmalaya,” kata Murjani, Rabu (27/03/2024).
Politisi Gerindra ini menegaskan, kalau memang anak di jalanan itu adalah warga Tasikmalaya, bagaimana dengan peran Pemkot yaitu Dinas Sosial untuk bisa membereskan.
“Tapi kalo ternyata nanti drop drop dari luar kota, peran satpol PP bagaimana harus tegas dan itu harus di selesaikan. jangan sampai nanti di Kota Tasikmalaya ini udah bersih nanti dipenuhi oleh anak-anak yang seperti itu nanti kan gak bagus,” tegasnya.
Murjani pun mengatakan permasalahan tersebut akan menjadi konsentrasi di komisi IV, setelah ini nanti akan dikomunikasi dengan Dinas Sosial tentang sejauh mana OPD tahu kondisi tersebut supaya nanti bisa di komunikasikan dengan satpol PP.
“Sehingga akan menjadi dua desakan mengetahui, apakah itu orang Tasikmalaya atau luar kota, kalau orang Tasikmalaya, Dinas Sosial harus berperan menyelesaikan,” pintanya.
Menurutnya, jangan sampai nanti dipinggir jalan itu banyak mengganggu, apalagi nanti orang luar kota dan sebagainya, akan memandangnya negatif. Jangan sampai nanti kota Tasikmalaya menjadi kota buangan anak anak yang begituan.
“Adapun target penyelesaian sebelum lebaran ada beberapa hari yang kosong, nanti minta komunikasikan dulu, yang jelas jangan sampai nanti apalagi lebaran lebih banyak lagi anak anak di jalanan,” pungkasnya.
Sampai berita ini di layangkan pihak Dinas Sosial dan Satpol-PP belum memberikan keterangan, walaupun MNP sudah berusaha untuk mendatangi instansi instansi terkait.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan