AMPPB Minta Pemkab Pakpak Bharat Fokus Program Pembangunan Pro Rakyat 

Rabu, 29 November 2023 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Ratusan pengunjuk rasa yang melakukan aksi damai dari Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Pakpak Bharat (AMPPB) yang menyampaikan aspirasi di Kantor Bupati Pakpak Bharat, Kompleks Panorama Indah Sindeka, Salak, Rabu (29/11/23).

Pendemo menyampaikan enam poin tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, diantaranya agar Pemerintah tetap fokus pada program pembangunan dan tidak terpengaruh dengan adanya intervensi dari pihak manapun.

Juru aksi Indra Maharaja dalam orasinya mengatakan, massa siap mendukung segala program pemerintah kabupaten Pakpak Bharat yang pro pada rakyat. Termasuk pembangunan yang sedang berjalan saat ini serta beberapa program yang akan berjalan untuk tetap dilanjutkan.

“Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Pakpak Bharat berada dibelakang Pemerintah, karena selama ini warga melihat dan merasakan sendiri bagaimana pembangunan itu berjalan dengan sangat baik,” tandas Indra.

Menanggapi itu, Wakil Bupati H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd menegaskan, Pemerintah daerah berkomitmen untuk melanjutkan Pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat hingga akhir masa kerja mereka.

“Apapun yang terjadi, pembangunan ini harus dilanjutkan, tegas Mutsyuhito Solin dihadapan ratusan pengunjuk rasa yang melakukan aksi damai.

Mutsyuhito menyebut, sejak dilantik menjadi Bupati dan wakil Bupati, sudah merencanakan seluruh program ini, baik itu program Food Estate, pembangunan jalan Lagan-Pagindar, dan banyak lainnya.

“Program tersebut sudah kami susun sejak awak dan harus kami laksanakan sampai akhir masa kerja kami,” ungkap Mutsyuhito.

Pemkab Pakpak Bharat tetap berpihak bersama masyarakat, meskipun banyak gangguan yang dihadapi,” ini semua kami anggap sebagai motivasi dalam melaksanakan tugas kami,” tandas Mutsyuhito.

Usai aksi damai, massa menyerahkan enam point petisi kepada Wakil Bupati Pakpak Bharat, dilanjutkan dengan berjalan kaki ke depan gedung DPRD Kabupaten Pakpak Bharat seraya menyerahkan sembilan petisi kepada dewan.

Massa aksi diterima langsung oleh wakil ketua DPRD Pakpak Bharat Elson Angkat dari paryai Golkar didampingi Ronal Lubis serta Hotmauli Malau, masing masing dari fraksi Demokrat.

Usai masa membacakan tuntutan mereka dan menyerahkan 9 petisi, massa aksi mendesak DPRD Pakpak Bharat mengesahkan program pemerintah terhadap pengadaan mobil dinas para camat yang sudah layak di ganti.

“Sebab, kendaraan tersebut untuk menunjang kinerja para camat dalam perpanjangan pemerintah di tingkat kecamatan untuk pelaksanaan segala program pemerintah kabupaten nantinya.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai
Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid
Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?
Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur
Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?
Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C
Ditinggal Bakar Sampah, Lahan Milik Wakil Bupati Pemalang Hangus Terbakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:44 WIB

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:14 WIB

Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:52 WIB

Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:30 WIB

Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?

Berita Terbaru