Aksi Seribu Lilin, Solidaritas Aliansi Suporter dan Mahasiswa Tasik atas Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 6 Oktober 2022 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Aliansi Suporter dan Mahasiswa kab Tasikmalaya menggelar aksi seribu lilin dan do’a bersama serta galang donasi di jalan pemerintahan Kab Tasikmalaya sebagai wujud bela sungkawa atas tragedi Kanjuruhan Malang yang terjadi Sabtu malam lalu (1/10/2022).

Mereka yang hadir terdiri dari berbagai unsur suporter dan mahasiswa se- kab Tasikmalaya, antara lain Viking Galungung, Hooligan Galunggung, Bomber, Ultras, Casual, Sukapura Boy, serta mahasiswa dengan khusuk ikut aksi sambil melakukan doa bersama.

Korlap Aksi Aliansi suporter dan mahasiwa kab Tasikmalaya, Rudi Ubeedz mengatakan, bukan hanya kalangan suporter, aksi solidaritas itu juga diikuti mahasiswa dan masyarakat yang ikut bersimpati atas banyaknya korban jiwa yang berjatuhan.

Menurut Rudi, tragedi Kanjuruhan Malang akan menjadi catatan kelam dalam sejarah sepak bola dunia. Dirinya berharap kejadian di Kanjuruhan Malang tidak terulang lagi.

“Kami juga mengimbau agar para suporter dan mahasiwa kab Tasikmalaya bisa menjaga iklim suporter yang damai dan bersahabat di Tasikmalaya, di Indonesia khususnya,” ungkap Rudi, Rabu malam (05/10/2022).

“Tetap aman jaga sportivitas karena nyawa di atas segalanya, tidak ada sepak bola seharga nyawa manusia,” kata pria yang dikenal bersahaja ini.

Rudi menjelaskan, Aksi seribu lilin dan do’a ini merupakan inisiatif dari para suporter dan mahasiswa se-Kab Tasikmalaya sebagai aksi solidaritas.

“Jadi itu adalah teman-teman dari komunitas suporter dan mahasiwa yang spontan merasa simpati dan empati atas kejadian di kanjuruan. Diwujudkan dengan menyalakan seribu lilin dan do’a bersama,” jelas Rudi.

Dia menduga, tragedi itu bermula dari adanya miskomunikasi antara pihak keamanan terhadap dua orang suporter yang turun ke lapangan, yang kemudian menjalar menjadi tragedi karena menguasai psikologi massa. Padahal keduanya hanya ingin memberikan semangat kepada pemain dan manajemen Arema FC.

Atas insiden itu, Rudi memohon kepada pihak Kepolisian harus bertanggungjawab. Kemudian pemerintah melakukan investigasi bersama sehingga akan tahu siapa yang melanggar SOP.

“Seperti kita ketahui terdapat larangan penggunaan gas air mata di dalam stadion. Aturan tersebut jelas tertuang dalam Pasal 19 Nomor b tentang Pitchside stewards, yang berbunyi “No fi rearms or “crowd control gas” shall be carried or used” (Tidak boleh membawa atau menggunakan senjata api atau gas pengendali massa). Jadi mohon Fenomena ini jangan terulang lagi jangan sampai (Gas air mata VS Air Mata ibu),” tegasnya. (Haris)

Loading

Berita Terkait

Pencurian Celengan Rp 5,25 Juta, Polisi Amankan Pemuda di Tanjung Bintang
Ribuan Burung Diangkut Tanpa Dokumen, Terjaring Pemeriksaan di Bakauheni
Bulan Bakti Karang Taruna 2026, Ketua KT Kota Tasikmalaya Soroti Dampak Regulasi Baru
Enrekang Ukir Sejarah, Raih Prestasi Terbaik Ketiga Nasional di Ajang Bergengsi TPID AWARD 2026
Bongkar Jebakan Narkoba di Sulsel: Penyidik BNNP Beberkan Modus Licik di Depan Mahasiswa FH Unsa Makassar 
DLH Kabupaten Bogor Dukung Kegiatan Bersih – Bersih Paguyuban U$$ Bersama JP Appartment
Ketika Harapan Berubah Jadi Abu, Ratapan Warga Pemilik Kebun di Balik Asap Karhutla
14 Advokat Dilantik, DPC Peradi Tasikmalaya Kembali Dipimpin Andi Ibnu Hadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 04:45 WIB

Pencurian Celengan Rp 5,25 Juta, Polisi Amankan Pemuda di Tanjung Bintang

Senin, 28 September 2026 - 04:38 WIB

Ribuan Burung Diangkut Tanpa Dokumen, Terjaring Pemeriksaan di Bakauheni

Senin, 28 September 2026 - 04:32 WIB

Bulan Bakti Karang Taruna 2026, Ketua KT Kota Tasikmalaya Soroti Dampak Regulasi Baru

Senin, 28 September 2026 - 04:27 WIB

Enrekang Ukir Sejarah, Raih Prestasi Terbaik Ketiga Nasional di Ajang Bergengsi TPID AWARD 2026

Senin, 28 September 2026 - 04:20 WIB

Bongkar Jebakan Narkoba di Sulsel: Penyidik BNNP Beberkan Modus Licik di Depan Mahasiswa FH Unsa Makassar 

Berita Terbaru