Aksi Damai di Balekota Tasik, Soroti Kerusakan Alam Galunggung, Situ Gede dan Bukit Bungursari 

Senin, 29 Mei 2023 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Forum Bungursari Bersatu (FBB) serta Forum Panglayungan melakukan Seruan Aksi Damai dengan melakukan Orasi di depan Balekota Tasikmalaya, Senin (29/05/2023).

Isu yang dibahas, terkait permasalahan Galunggung, Situ Gede dan seribu bukit yang hampir sirna yang dilakukan oleh pengembang liar yang tidak bertanggungjawab.

Tuntutan warga ini menyoalkan atas maraknya kerusakan lingkungan seperti pengerukan gunung tanpa ijin serta kondisi Situ Gede yang mengkhawatirkan, dimana takut terjadi abrasi hebat kalau tidak segera ditangani.

Ketua Peradaban Demokrasi Indonesia (Padi) Iwan Restiawan menjelaskan, sedikitnya ada tiga permasalahan yang sangat serius, salah satunya Galunggung.

“Kita meminta kepada PJ Wali Kota untuk bicara serius dengan pimpinan Muspida Kota dan kabupaten Tasikmalaya,” ungkap Iwan saat ditemui MNP.

Menurutnya, bagaimana antisipasi Galunggung kedepan dari mulai hari ini bagaimana penghentian Galian di Gunung Galunggung itu wajib dihentikan tidak boleh tidak.

“Kita akan membawa kasus Galunggung ini ke Dinas Kementerian Lingkungan Hidup, paling lambat hari Selasa Minggu depan,” tegasnya.

Iwan juga menyebut, terkait permasalahan Cimulu, Padi menunggu dari Pemerintahan kota Tasikmalaya, Provinsi dan BBWS. Karena Cimulu Ciloseh dan Citanduy erat sekali keterkaitannya dengan ketiga instansi tersebut.

“Sementara, untuk keseluruhan Galian Galunggung dan Bungursari kami ingin tetap dihentikan sebelum ada solusi yang dibicarakan antara dinas terkait ESDM dan Pemkot serta Provinsi Jawa Barat,” imbuh Iwan.

Terpisah, salah satu pengurus FBB Tatang Sutarman menyebutkan, perjuangan ini tidak akan berhenti disini dan akan dilanjutkan dihari berikutnya, sampai penuntasan bagaimana Bungursari itu tertib dan produktif kembali.

Warga Bungursari terang Tatang, tidak muluk-muluk meminta kepada pemerintah. Yang pertama legitimasi legalitas kepastian hukum praktek praktek Galian C ini.

“Makanya sebelum pasti legalitasnya konsekuensinya pemberitaan dulu mereka harus menempuh legalitasnya,” ujarnya.

Tatang menerangkan, masyarakat tidak meminta kompensasi apa apa, kecuali pemerintah dan pengusaha Galian bertanggungjawab mereklamasi.

“Apa yang di eksploitasi tolong dikembalikan lagi menjadi lahan produktif, bukan dibiarkan jadi sarang kobra dan yang penting kecamatan Bungursari ini jangan menjadi kecamatan pasif,” pinta Tatang.

Menanggapi itu, anggota DPRD kota Tasikmalaya yang mewakili ketua DPRD kota Tasikmalaya H Murjani menyebut, secara prinsip ia mewakili dari ketua DPRD terkait dengan diskusi dengan rekan FBB dan Forum Panglayungan.

DPRD juga kata Murjani, semua sudah setuju dan sepakat dan ada tindak lanjut serta menghadirkan pihak ESDM Provinsi Jawa Barat, karena sebenarnya kewenangan ini diambil alih oleh propinsi.

“Jadi nanti kita ada pertemuan ulang kembali dari hasil diskusi dan menghadirkan pihak propinsi. Kita mengambil langkah dibuat notulen dan  ditangani bersama semua pihak,” pungkasnya. (SN)

Loading

Berita Terkait

SSB Galuh Mekanis Asah Mental dan Strategi di Guruminda Cup HUT Kabupaten Ciamis
Mengurai Benang Kusut Proyek Fiktif Badampu–Bantayum: Rp400 Juta Menguap, Siapa Aktor Utamanya?
Bupati Jeneponto Terima Tim SSB Turatea City U-11, Apresiasi Juara Piala Soccer For Equality Sulsel 2026
Dari Tasikmalaya Menuju Istana: Muhamad Alwi Lolos Audisi Gita Bahana Nusantara 2026
Target PSSI Kota Tasikmalaya: Sukseskan Piala Soeratin, Bidik Tuan Rumah Seri Jabar
Bongkar Sampel 5 SPBU ‘Nakal’, Aliansi Lingkungan Tantang DPRD Kota Tasikmalaya Gelar Sidak
Camat Paku Pastikan Dana Desa 2026 Tepat Sasaran, Monev Tahap Pertama Tuntas di Empat Desa
Berburu Kebutuhan Sekolah, Warga Padati Pusat Perbelanjaan Jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:15 WIB

SSB Galuh Mekanis Asah Mental dan Strategi di Guruminda Cup HUT Kabupaten Ciamis

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:16 WIB

Mengurai Benang Kusut Proyek Fiktif Badampu–Bantayum: Rp400 Juta Menguap, Siapa Aktor Utamanya?

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:12 WIB

Bupati Jeneponto Terima Tim SSB Turatea City U-11, Apresiasi Juara Piala Soccer For Equality Sulsel 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:12 WIB

Dari Tasikmalaya Menuju Istana: Muhamad Alwi Lolos Audisi Gita Bahana Nusantara 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:59 WIB

Target PSSI Kota Tasikmalaya: Sukseskan Piala Soeratin, Bidik Tuan Rumah Seri Jabar

Berita Terbaru