Prihatin Abrasi di Situ Gede, Ketua Yayasan PADI Minta Gubernur Jabar Turun Tangan!

Jumat, 19 Mei 2023 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Kawasan Wisata Situ Gede yang berada di wilayah Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, terancam abrasi yang cukup parah.

Hal ini diduga akibat dari gerakan air situ atau ombak yang disebabkan oleh perahu wisata Situ Gede yang menggunakan mesin tidak sesuai standar.

Bahkan, abrasi akibat ombak dari perahu lambat laun dikhawatirkan akan mengikis pulau sakrar tempat makam Eyang Prabu Dilaya.

Akibat dari guncangan ombak tersebut, tembok penahan tanah Situ Gede sudah ambruk sekitar lima sampai enam meter.

Parahnya lagi, dilokasi berbeda ada tembok penahan tanah yang roboh dan Mengalami kebocoran serius akibat hantaman keras ombak dari perahu.

Pantauan MNP dilokasi Wisata Situ Gede, terlihat runtuhan tembok sangat jelas, dimana bukan hanya dekat pembangunan revitalisasi saja yang mengalami keretakan, tapi di beberapa titik terjadi keretakan serius.

Awak media mendatangi salah satu pemilik perahu bapak Kukus untuk mencari informasi. Namun beliau tidak ada dilokasi dan berhasil menemui istrinya pada Jum’at siang (19/05/2023).

“Maaf pak suami saya sedang tidak ada disini dan sekarang beliau bukan ketua dari komunitas perahu lagi. Untuk lebih jelasnya silahkan tanyakan kepada bapak dengan inisial A, sebutnya kepada MNP.

Diakui istri Kukus, dulu suaminya memang ketua komunitas perahu dipilih secara ditunjuk oleh pemilik perahu yang berjumlah 27 orang, dan sepakat tidak bisa menambah perahu lagi.

“Namun karena ada yang menambah perahu lagi, suami saya mengundurkan diri sekitar bulan puasa kemarin, sekarang perahu berjumlah 32,” sebut istri Kukus yang baru tiga tahun dinikahinya.

Prihatin Abrasi di Situ Gede, Ketua Yayasan PADI Minta Gubernur Jabar Turun Tangan!

Menanggapi permasalahan ini, Iwan Restiawan Ketua Yayasan Peradaban Demokrasi Indonesia (PADI) angkat bicara. Ia menyebut, terkait dengan kondisi Situ Gede harus secepatnya ada tindakan dari pihak pemerintahan Provinsi, khususnya Gubernur Jawa Barat.

“Indikasi tanggul Situ Gede Jebol itu sangat besar karena terjadinya abrasi” tutur saat di temui dalam kegiatan rutin santunan Yayasan PADI.

Iwan berharap, Gubernur segera mengintruksikan kepada Pengurus Ciwulan-Cilaki turun meninjau ke lokasi, karena Pemkot Tasikmalaya bukan kapasitasnya.

“Sekali lagi tolong dengan segera Gubernur Jawa Barat segera mengintruksikan, sebelum kejadian yang dikhawatirkan oleh masyarakat terjadi,” pungkas Iwan. (Lex)

Loading

Berita Terkait

Jalan Gang Tabuk Tadam Ambruk, Respons PUPR Diuji: Janji Perbaikan Jangan Sekadar Wacana
Sidang Kasus Cieunteung: Keluarga Korban Pembunuhan Minta Pelaku Dihukum Berat
Terima Catatan Strategis DPRD, Pemkab Pakpak Bharat Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan
Sidang Liang Saragi II Memanas: Keterangan Saksi Buka Celah Dugaan Maladministrasi dan Kepentingan Terselubung
Senyum Bahagia Warga Panglayungan, Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng 
Bolos Saat Jam Pelajaran, Polsek Banyuresmi Tertibkan Puluhan Pelajar “Nongkrong” di Pasar Banyuresmi
Peringati Hari Kartini, Kader Posyandu Kencana Panglayungan Bagikan MBG Sambil Berkebaya
Hadapi Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, Bupati Pakpak Bharat Ikuti Rakornas Antisipasi Krisis Pangan

Satu tanggapan untuk “Prihatin Abrasi di Situ Gede, Ketua Yayasan PADI Minta Gubernur Jabar Turun Tangan!”

  1. Kepada pemilik perahu tolong dijadwal dalam pemberangkatan, kalau sekali yang berangkat sekitar 10 perahu ya jelas ombak akan besar dan dikhawatirkan akan terjadi pengikisan tanggul atau pulau tersebut,
    Bisa dibayangkan satu juta setengah liter kubik dari daya tampung Situ Gede kalau tanggul jebol akan berdampak buruk bagi masyarakat kota Tasikmalaya dan kemungkinan akan memakan korban jiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:05 WIB

Jalan Gang Tabuk Tadam Ambruk, Respons PUPR Diuji: Janji Perbaikan Jangan Sekadar Wacana

Selasa, 21 April 2026 - 21:08 WIB

Sidang Kasus Cieunteung: Keluarga Korban Pembunuhan Minta Pelaku Dihukum Berat

Selasa, 21 April 2026 - 18:39 WIB

Terima Catatan Strategis DPRD, Pemkab Pakpak Bharat Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan

Selasa, 21 April 2026 - 18:02 WIB

Sidang Liang Saragi II Memanas: Keterangan Saksi Buka Celah Dugaan Maladministrasi dan Kepentingan Terselubung

Selasa, 21 April 2026 - 15:23 WIB

Senyum Bahagia Warga Panglayungan, Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng 

Berita Terbaru