Abdullah, Kakek Tangguh Penjual Mainan dari Pemalang

Senin, 15 September 2025 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, MNP – Maraknya mainan modern tak menyurutkan semangat mbah Abdullah (83) warga Dusun Tembara, Desa Kaligelang, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang berjualan mainan tradisional.

Dia setia berjualan mainan tradisional, seperti kitiran bambu, peluit bambu kecil, burung plastik dan lainnya.

Mainan dipromosikan mbah Abdullah dengan menjajakan berkeliling mengayuh sepeda. Pria lanjut usia ini masih berupaya mempertahankan eksistensi permainan jadul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditemui saat jualan di depan kantor Bupati Pemalang, Kakek dengan belasan cucu bahkan cicit ini, mengaku jika dirinya sebetulnya sudah dilarang berjualan oleh anak-anaknya.

Namun, karena Mbah Abdullah sudah terbiasa bekerja keras dari muda, sehingga dirinya tetap melakukan aktifitas berjualan.

“Sekarang lagi ngga pakai sepeda,tidak boleh anak -anak,justru saya kalau ngga berkegiatan jualan malah badan terasa sakit,nganggur ngga enak kalau jualan kan disamping dapat uang,juga bisa ketemu sama sesama pedagang,” ujarnya sambil tersenyum, Senin (15/9/2025).

Meskipun permainan modern telah menjangkau pelosok pedesaan, namun baginya permainan tradisional tak pernah tergusur oleh zaman. “Sudah puluhan tahun berdagang mainan, dari masih muda,” kata Abdulah.

Sejak tahun 1950-an, dirinya sudah berdagang mainan tradisional. Kebanyakan merantau ke berbagai daerah, bahkan sampai Sumatera.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Satlantas Polres Garut Tanamkan Keselamatan Sejak Dini di SDN 1 Jayaraga
Skandal Video Call di Tasikmalaya, Rayuan Maut Penagih Utang Berujung Laporan Polisi
Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan
Eksotisme Galunggung Memikat Ratusan Peserta Fun Trekking ‘Explore Nature Feel The Energy’
Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK
PKN Enrekang Bongkar Dugaan Pungli: Jalan Provinsi Jadi Ladang Parkir Liar Pemkab
Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:00 WIB

Satlantas Polres Garut Tanamkan Keselamatan Sejak Dini di SDN 1 Jayaraga

Senin, 20 April 2026 - 13:20 WIB

Skandal Video Call di Tasikmalaya, Rayuan Maut Penagih Utang Berujung Laporan Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 18:10 WIB

Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan

Minggu, 19 April 2026 - 16:56 WIB

Eksotisme Galunggung Memikat Ratusan Peserta Fun Trekking ‘Explore Nature Feel The Energy’

Minggu, 19 April 2026 - 15:33 WIB

Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK

Berita Terbaru

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, Asep Rahmat

Berita terbaru

Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK

Minggu, 19 Apr 2026 - 15:33 WIB