Tasikmalaya, MNP – Sejumlah orang yang tergabung Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Tasikmalaya menyoroti Badan Narkotika Nasional (BNN).
Bukan tanpa sebab, para mahasiswa ini menyoal statement berita jika Kepala BNN Kota Tasikmalaya yang menyebut tidak tahu apa apa terkait kasus narkoba Kepala Bappelitbangda inisial AA.
Pasca digelar aksi damai, diakhiri dengan penandatangan nota kesepahaman antara PMII dan BNN Kota Tasikmalaya, Senin (20/03/30243).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi itu, Iwan Kurniawan Hasyim Kepala BNN Kota Tasikmalaya mengatakan, waktu itu pihaknya memang tidak tahu terkait kasus Narkoba yang menjerat salah satu ASN di Kota Tasikmalaya.
Pasalnya, BNN belum menerima informasi dan koordinasi dari pihak kepolisan. Sehingga tidak dapat melakukan penyampaian yang terkait kasus tadi, kecuali kasus yang dirillis sendiri.
“Itu bisa diketahui sama teman teman media, makanya saya sering menyampaikan silahkan tanyakan kepada pihak yang melakukan proses,” jelasnya.
Adapun kata Iwan, perkembangan kasus itu sendiri sekarang BNN sudah ada koordinasi dengan pihak kepolisian, khususnya Polres Tasikmalaya Kota.
“Kami sudah sudah koordinasi dengan pihak Polres, adanya terduga penyalahgunaan Narkotika oleh ASN untuk dilakukan rehabilitasi,” ungkap Iwan.
Lantaran itu, BNN Kota Tasikmalaya akan menunggu saja berkas dan orangnya (oknum ASN terjerat narkoba, red) dan pihaknya akan menindaklanjuti
Iwan menuturkan, bahwa aksi yang dilaksanakan oleh para mahasiswa akan menjadi masukan yang berharga bagi BNN Kota Tasikmalaya yang akan menjadi suatu Input bagi BNN untuk meningkatkan kinerja.
“Sehingga BNN ini dapat dirasakan, bertanggung jawab dan tugasnya di lingkungan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya,” pungkasnya. (Lex).
![]()









Tinggalkan Balasan