Tasikmalaya, MNP – Serah terima jabatan (Sertijab) Wali Kota Tasikmalaya yang berlangsung di Gedung DPRD kota Tasikmalaya di warnai aksi damai dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Tasikmalaya.
Ada 10 Poin yang disampaikan dalam tuntutan aksi tersebut, salah satunya menyoroti persoalan lingkungan juga ekonomi juga tentang pendapatan hasil daerah.
Agus Salim Saputra selaku Korlap Aksi kepada awak media mengingatkan kepada Viman sebagai Wali Kota terpilih dan hari ini mulai bertugas di Pemkot untuk segera menyelesaikan permasalahan yang ada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Termasuk masalah tata nilai yang melanggar aturan dan ini harus benar benar di tegakan oleh penegak Perda yaitu Sat Pol PP bukan oleh salah satu Ormas,” tegas Agus Salim, Selasa (04/03/2025).
“Kalau dari Tagline Pak Viman itu kan ” Harapan Baru Tasik Maju, ya mudah-mudahan ini menjadi kenyataan bukan menjadi harapan palsu ataupun Tasik bau,” cetusnya lagi.
PMII menilai harus ada reformasi dalam dunia birokrasi khususnya untuk kepala OPD OPD di kota Tasikmalaya. Apalagi untuk jabatan kepala dinas perlu di lakukan rotasi mutasi.
“Ya, banyak kepala dinas dan juga kepala UPTD yang memang tidak bisa bekerja, tadi saya sudah sebutkan salah satunya Kepala Dinas Lingkungan Hidup itu tidak bisa bekerja, tadi saya jelaskan seperti kepala Dinas LH kira nya perlu diganti,” ungkap Agus Salim.
Tidak hanya tambang ilegal yang dituntut untuk di tutup dan di tindak, PMII juga menyoroti terkait dengan penurunan dan menaikan penumpang di pul bus seperti Primajasa dan lainnya.
“Kita harus mengawal ini dan tadi pak Wali Kota sudah berkomitmen untuk segera menyelesaikannya itu,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan