Sidomulyo, MNP – Kepala SMPN 3 Sidomulyo Yuni Fitri menampik isu beredar tentang penahanan ijazah, itu hanya miskomunikasi.
Pasalnya pihak sekolah tidak pernah melakukan penahanan, apalagi sengaja menahan ijazah siswa yang sudah lulus di tahun 2020.
Dalam keterangannya Yuni Fitri menjelaskan, pihak sekolah selalu mengajak kepada orangtua siswa yang ingin mengambil Ijazah datang langsung ke sekolah tanpa harus mengeluarkan uang (Gratis).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada intinya, tidak ada penahanan ijazah alumni SMPN 3 Sidomulyo ataupun terhadap murid inisial AS dan NP,” ungkap Yuni Fitri kepada MNP, Rabu (01/02/2023)
Hari ini juga kata Yuni Fitri, pihaknya sudah memberikan ijazahnya kepada wali murid alumni SMPN 3 Sidomulyo, kepada alumni murid AS dan NP maupun murid alumni yang lainnya.
Berita terkait : Miris, SMPN 3 Sidomulyo Diduga Tahan Ijazah Alumni Tahun 2020
Menurutnya, berita yang berkembang selama ini juga tidak benar bahwa SMPN 3 Sidomulyo menahan ijazah siswanya.
“Kami waktu itu sudah menghubungi wali murid yang bersangkutan, mungkin karena kesibukan jadi belum sempat di berikan ijazahnya, bukan ditahan,” tegas Yuni Fitri.
Terpisah, orangtua murid dari AS dan MP menyebutkan, hari ini mereka datang ke SMPN 3 Sidomulyo dan mengambil ijazah dengan cuma cuma alis gratis.
“Tentunya, saya mengucapkan rasa terimakasih kepada pihak sekolah, kejadian kemarin hanya miskomunikasi antara pihak sekolah dan orangtuanya murid,” jelas orang tua murid yang tidak disebutkan namanya itu.
“Selain membawa ijazah, kami pun melakukan konfirmasi secara visual melalui video, bahwa ini hanya salah paham saja,” tandasnya. (Jaja)
![]()









Tinggalkan Balasan