Miris, SMPN 3 Sidomulyo Diduga Tahan Ijazah Alumni Tahun 2020 

Selasa, 31 Januari 2023 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidomulyo, MNP – SMP 3 Sidomulyo yang berlokasi di desa Siring Jaha kecamatan Sidomulyo, kabupaten Lampung Selatan diduga menahan ijazah murid kelulusan ajaran tahun 2020.

Bukan tanpa sebab, hanya dikarenakan belum membayar sumbangan pembangunan paving block sebesar Rp 125 ribu persiswa, terpaksa para alumni harus gigit jari tak mendapat ijazah.

Salah seorang alumni SMPN 3 Sidomulyo inisial AS menmbenarkan, ijazahnya ini ditahan pihak sekolah hanya dikarenakan belum membayar sumbangan pembangunan paving block lapangan sekolah sebesar Rp 125 ribu.

Senada, almuni lain inisial NP alumni SMPN 3 Sidomulyo menyebutkan, jika ijazahnya pun masih di tahan pihak sekolah.

“Iya pak ijazah saya juga ditahan sama pihak sekolahan, karena belum bayar iuran pembangunan paving block sebesar Rp.125.000,” sebut NP, Selasa (31/01/2023).

“Dulu pernah saya pinjam ijazah untuk di foto copy tapi harus ninggalin handphone gitu, kalau tidak mau, tidak akan dipinjamkan ijazahnya, itu kata salah satu guru kepada saya pak,” imbuhnya.

Saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Kepala SMPN 3 Sidomulyo Yuni Fitri tidak menampik isu beredar tentang penahanan ijazah.

“Oo terkait ijazah siswa yang infonya ditahan? Mohon maaf kami tidak pernah ada penahanan ijazah, masalah ini sudah clear,” kata Yuni.

Dirinya meminta yang bersangkutan (alumni) untuk datang langsung ke sekolah mengambil ijazahnya, dan terkait ini sih ada empat media semua clear.

Yuni menjelaskan, untuk program paving blok itu tahun 2020 dan sekarang sudah lama selesai. Adapun, Info yang disampaikan itu tentang ijazah yang ditahan, ditegaskan tidak pernah ada penahanan.

“Sepertinya kurang info yang diterima, kalau hanya masalah paving block yang dibahas sekarang, jadi info itu saya sampaikan karena terkait isu beredar ada penahan ijazah karena belum bayar,” bebernya.

Terkait ijazah yang disampaikan tidak secara langsung oleh kepala SMPN 3 Sidomulyo, awak media meminta izin untuk kroscek lapangan terkait ijazah siswa yang masih ditahan.

“Monggo (silahkan) mas,” tandas Kepala SMPN 3 Sidomulyo.

Dari sini, awak media masih menemukan beberapa siswa alumni SMPN 3 Sidomulyo, yang ijazahnya masih ditahan oleh pihak sekolah. (Red)

Loading

Berita Terkait

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya
Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota
BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang
Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat
Menanam Kehidupan: Cara Istimewa Persit KCK Kodim Tasikmalaya Maknai HUT ke-80
Klarifikasi PT KSL: Klaim RKAB Terbit, Bantah Tambang Ilegal dan Tudingan Pencemaran
Bupati Franc Tumanggor Suarakan Pemulihan Hutan Kemenyan di Tengah Sosialisasi PBPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:52 WIB

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo

Sabtu, 18 April 2026 - 15:42 WIB

Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya

Sabtu, 18 April 2026 - 15:00 WIB

Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota

Sabtu, 18 April 2026 - 13:43 WIB

BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat

Berita Terbaru