Modal Gunting dan Pisau, Jasa Tukang ‘Cukur’ Keliling Masih Diminati Masyarakat

Jumat, 23 Desember 2022 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP.com – Persaingan bisnis semakin merajalela, salah satunya kemunculan jasa potong rambut modern di kota Tasikmalaya.

Meski demikian, tidak menyurutkan semangat Adam (50) putra asli Singaparna yang berdomisili di Paseh kelurahan Tuguraja kecamatan Cihideung kota Tasikmalaya.

Hanya bermodalkan gunting rambut dan pisau, Adam berkeliling untuk mengais rejeki lewat jasa potong rambut keliling ke tiap kampung dengan harapan dapat pelanggan.

Sehari hari usaha potong rambut Adam paling sedikit 20 orang yang memakai jasa beliau dengan tarif sebesar Rp 8000 untuk anak anak dan Rp 10000 untuk orang dewasa.

Dengan wajah ramah, terlihat bapak empat orang anak ini sedang melayani pelanggan di Kp Sambong Asem Mangkubumi, Jum’at (23/12/2022).

Orangtua anak yang memakai jasa cukur keliling ini mengaku puas dengan hasil cukur bapak Adam. Menurutnya, walaupun cukur keliling, tapi hasilnya tidak kalah dengan jasa potong rambut yang berada di ruko ataupun mal terkenal.

“Hasilnya rapi dan puas, padahal anak saya tidak mau di potong rambutnya kepada jasa Barbershop terkenal sekalipun,” sebut perempuan (35) yang enggan disebut namanya ini.

Terpisah, tukang cukur keliling Adam mengaku, dirinya tidak memiliki keahlian lagi selain mencukur rambut, dan ingin melestarikan budaya ini.

Adam menyebut, kalau rejeki sudah ada yang ngatur, buktinya ia masih bisa membiayai keluarga, bahkan anak anaknya juga semua sekolah dari hasil jasa cukur keliling.

“Selain ingin melestarikan budaya leluhur supaya tidak punah, generasi muda sekarang masih bisa menyaksikan budaya masa lalu,” tandasnya. (Sn).

Loading

Berita Terkait

77 Hektare Proyek Cetak Sawah Distan Bartim Gagal Total: Dugaan Perencanaan Asal-asalan hingga Lemahnya Pengawasan
Permatadora Tasikmalaya Bubar! Ini Penyebabnya
Muncul Isu Sekda Impor, PSU Ingatkan Bupati Tasikmalaya Dampak Demotivasi ASN Lokal
Perebutan Tiket Regional, 24 Tim U-12 Beradu Gengsi di Liga Jabar Istimewa
Hardiknas 2026, Reni Sugiarti Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pendidikan
Polres Pakpak Bharat Berintegritas dan Humanis, Peringatan May Day Berjalan Aman Kondusif
Satu Pelaku Buron, Sat Narkoba Polres Garut Bekuk Pengedar Sabu
Bupati Garut Buka Pameran Foto “Frame of Garut”, Dorong Potensi Pariwisata Melalui Seni Fotografi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:09 WIB

77 Hektare Proyek Cetak Sawah Distan Bartim Gagal Total: Dugaan Perencanaan Asal-asalan hingga Lemahnya Pengawasan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:15 WIB

Permatadora Tasikmalaya Bubar! Ini Penyebabnya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:01 WIB

Muncul Isu Sekda Impor, PSU Ingatkan Bupati Tasikmalaya Dampak Demotivasi ASN Lokal

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:26 WIB

Perebutan Tiket Regional, 24 Tim U-12 Beradu Gengsi di Liga Jabar Istimewa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:03 WIB

Hardiknas 2026, Reni Sugiarti Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pendidikan

Berita Terbaru

Berita terbaru

Permatadora Tasikmalaya Bubar! Ini Penyebabnya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:15 WIB