OHAN HAFIDZ Tahap II: Strategi Pemkot Tasikmalaya Cetak Penghafal Al-Qur’an Berbasis Kelurahan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP — Pemerintah Kota Tasikmalaya resmi menggulirkan Sosialisasi Program OHAN HAFIDZ (One Kelurahan One Hafidz) Tahap II di Aula Dinas Pendidikan, Rabu (26/08/2026).

Langkah ini menegaskan komitmen Pemkot dalam memperkuat pembinaan generasi Qur’ani di wilayahnya melalui formulasi kebijakan yang terstruktur.

Sosialisasi angkatan kedua tersebut mengikutsertakan para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari jenjang SD hingga SMA/SMK negeri dan swasta.

Jajaran pejabat daerah seperti Perwakilan Bidang PSD, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan, serta para undangan turut hadir memantau pemaparan skema program.

Kepala Bagian Kesra Setda Kota Tasikmalaya, Asep Dudi, S.Ag., M.Si., menekankan bahwa mekanisme program dirancang agar terintegrasi harmonis dengan kurikulum sekolah.

“Prosesnya, anak-anak yang terdaftar dalam program hafidz tetap menjalani sekolah formal seperti biasa. Setelah jam sekolah selesai, mereka melanjutkan kegiatan belajar dan menghafal di pondok pesantren,” kata Asep Dudi.

Untuk menjaga efektivitas pembinaan, Pemkot membagi konsentrasi ke dalam empat zona pesantren mitra, yakni Pesantren Nurul Huda, Silallatul Huda, Al Hasanah (Kawalu), dan Nurul Iman (Sirnagalih). Di lokasi tersebut, peserta ditargetkan menguasai minimal satu halaman per hari atau dua juz setiap bulannya.

Program ini mematok kuota satu hafidz untuk tiap kelurahan melalui mekanisme seleksi ketat jika pendaftar melebihi kapasitas.

Peserta terpilih ditargetkan mencapai 30 juz dalam kurun satu tahun dan berhak memperoleh insentif uang saku sebesar Rp1 juta per bulan.

Asep menyebut proses akan jauh lebih optimal jika calon peserta sudah mengantongi hafalan awal sekitar lima juz.

Dari sisi luaran (output), lulusan program berhak atas sertifikat resmi yang diakui sebagai berkas jalur prestasi untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi.

Sebagai bahan evaluasi, Program OHAN HAFIDZ Tahap I sebelumnya mencatatkan tren positif: dari 45 peserta yang telah diwisuda, 26 anak berhasil mengkhatamkan 30 juz, 5 peserta menguasai 29 juz, dan 7 peserta menyentuh 19 juz, sementara evaluasi akhir hafalan masih terus berjalan hingga ujian penutupan.

Loading

Penulis : Ist

Berita Terkait

Diky Chandra Apresiasi Pendekatan Humanis dan Kreativitas Warga Bungursari
Waspadai Ribuan Titik Panas, Polisi, TNI, Pemda dan Masyarakat Perkuat Antisipasi Karhutla
Tim Penyidik KPK Geledah Kantor BAPPENDA dan BKPSDM Kab Bogor, Amankan Sejumlah Dokumen
BPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya Serahkan JKM ke Ahli Waris di Sukamajukidul
SMP Negeri 1 Sukawening Borong Prestasi di FTBI Tingkat Kabupaten Garut
Semangat Kemerdekaan, Kwarran Bungursari Gelar Pesta Siaga dan LT-2 di SMPN 16 Tasikmalaya
Diky Chandra Apresiasi Gelaran Nyawang Bulan dan Maulid Nabi di Kampung Cikiara
Peringati Maulid Nabi: SDN 1, 2 dan 3 Nagarawangi Tanamkan Nilai Karakter Islami Sejak Dini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Diky Chandra Apresiasi Pendekatan Humanis dan Kreativitas Warga Bungursari

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Waspadai Ribuan Titik Panas, Polisi, TNI, Pemda dan Masyarakat Perkuat Antisipasi Karhutla

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Tim Penyidik KPK Geledah Kantor BAPPENDA dan BKPSDM Kab Bogor, Amankan Sejumlah Dokumen

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:35 WIB

OHAN HAFIDZ Tahap II: Strategi Pemkot Tasikmalaya Cetak Penghafal Al-Qur’an Berbasis Kelurahan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:16 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya Serahkan JKM ke Ahli Waris di Sukamajukidul

Berita Terbaru