Menjelang Pensiun, Kepala SDN 1 Urug Tasikmalaya Suarakan Pelestarian Aksara Sunda

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Kepala SD Negeri 1 Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Hj. Aan, S.Pd., M.Si., menyampaikan keprihatinan mendalam terkait makin tergerusnya minat generasi muda terhadap penggunaan Aksara Sunda.

Memasuki empat tahun terakhir masa pengabdiannya sebelum pensiun, ia menyuarakan harapan besar agar warisan budaya Pasundan tersebut tidak punah di tanah kelahirannya sendiri.

Selama kurang lebih 14 tahun, Hj. Aan tidak hanya menjalankan tugas kepemimpinan di sekolah, tetapi juga aktif menjadi juri lomba Aksara Sunda di berbagai kecamatan, seperti Indihiang, Cipedes, Bungursari, hingga Sukarame.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, ia secara intensif melatih para siswa hingga berhasil meraih prestasi di tingkat Kota Tasikmalaya maupun Provinsi Jawa Barat.

Meski demikian, Hj. Aan menyoroti kenyataan di lapangan yang dinilainya cukup mengkhawatirkan. Menurut estimasinya, saat ini diperkirakan hanya sekitar 10 persen anak-anak yang mampu membaca dan menulis Aksara Sunda.

“Anak-anak zaman sekarang menganggap Aksara Sunda itu ribet dan sulit, sehingga makin ditinggalkan. Padahal itu warisan leluhur kita sendiri. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi? Jika Aksara Sunda hilang, kita kehilangan jati diri,” ungkap Hj. Aan kepada awak media, Kamis (27/08/2026).

Meski telah mendedikasikan waktu dan tenaganya belasan tahun untuk membina dan melestarikan Aksara Sunda tanpa mengejar penghargaan materi maupun piagam formal, Hj. Aan berharap ada langkah nyata dan perhatian sinergis dari instansi pemerintah daerah.

Secara khusus, ia menyampaikan dorongan kepada Dinas Pendidikan serta Penjabat Walikota Tasikmalaya untuk memberikan ruang, dorongan, dan apresiasi resmi bagi para pendidik maupun siswa yang konsisten memperjuangkan kelestarian bahasa dan aksara daerah.

“Saya mohon dukungan dari Dinas Pendidikan maupun Bapak Walikota Tasikmalaya agar Aksara Sunda tidak sampai punah. Berikan perhatian, dorongan, dan apresiasi — baik piagam maupun bentuk penghargaan lainnya — kepada guru dan anak-anak yang berjuang melestarikannya,” tegasnya.

Menjelang masa purnabakti yang tinggal empat tahun lagi, Hj. Aan berpesan agar seluruh elemen masyarakat dan generasi penerus di Kota Tasikmalaya tidak melupakan identitas budayanya di tengah arus modernisasi.

Ia menekankan bahwa pengabdian menjaga warisan budaya merupakan tanggung jawab bersama agar Aksara Sunda tetap hidup dan lestari di bumi Pasundan.

Loading

Penulis : Ist

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polres Garut dan Forkopimda Garut Tegaskan Komitmen Bersama Tolak Narkoba, Miras, dan OKT
Dandim 0611/Garut Hadiri Deklarasi Bersama Anti Penyalahgunaan Narkoba, Miras dan Obat Keras Tertentu
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026 di Sukajadi, Hasil Diperkirakan 600 Kilogram
Soal Transaksi Tanah Gunung Cihcir, Fellena Diminta Segera Berikan Klarifikasi
Amankan Aksi Massa di DPR RI, Ratusan Petugas Dishub dan Kepolisian Disiagakan
Heboh! Proyek Pengendalian Banjir Sungai Saddang Rp 11,8 M Diduga Asal Tumpuk
Ada Pidato dan Kreasi Seni Siswa, Intip Peringatan Maulid Nabi di SMPN 16 Tasikmalaya
Perumahan Parahyangan Bantah Tutup Saluran, Minta Tuduhan Dibuktikan Secara Hukum

Satu tanggapan untuk “Menjelang Pensiun, Kepala SDN 1 Urug Tasikmalaya Suarakan Pelestarian Aksara Sunda”

  1. Waahh, mantap, betull sekalii aksara sunda itu memang menjadi jati diri ciri khas sundaaa, semoga aksara sunda slalu menjadi kebanggakan untuk slalu kita lestarikan, dan untuk bu Hj. Aan sehat sehat panjang umur, semoga slalu ada dan terus berlipat ganda dalam memberikan ilmu khususnya perihal aksara sunda untuk kita semua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Polres Garut dan Forkopimda Garut Tegaskan Komitmen Bersama Tolak Narkoba, Miras, dan OKT

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Dandim 0611/Garut Hadiri Deklarasi Bersama Anti Penyalahgunaan Narkoba, Miras dan Obat Keras Tertentu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026 di Sukajadi, Hasil Diperkirakan 600 Kilogram

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Menjelang Pensiun, Kepala SDN 1 Urug Tasikmalaya Suarakan Pelestarian Aksara Sunda

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Soal Transaksi Tanah Gunung Cihcir, Fellena Diminta Segera Berikan Klarifikasi

Berita Terbaru