Ketua IWO Inhu Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Penganiayaan Warga di Lahan Eks PT SAL

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INHU, MNP – Dugaan penganiayaan terhadap seorang warga Desa Talang Durian Cacar, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), memicu perhatian publik.

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Inhu, Rudi Walker Purba, mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas peristiwa yang diduga terjadi di lahan sawit eks PT Selantai Agro Lestari (SAL) yang kini berstatus lahan sitaan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

Korban diketahui bernama Joni Wardi, warga Desa Talang Durian Cacar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (2/6/2026) sore saat korban diduga dituduh melakukan pemanenan buah kelapa sawit tanpa izin di areal yang diklaim sebagai lahan sitaan Satgas PKH.

Menurut keterangan yang diperoleh dari pihak keamanan PT Panca Waskita Bumi Riau Mandiri, Joni Wardi diamankan setelah diduga memanen buah sawit tanpa izin.

Namun sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian, korban disebut mengalami tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh seseorang berinisial “Z” yang disebut sebagai pimpinan perusahaan tersebut.

“Korban dipukuli oleh pimpinan PT Panca Waskita. Saya yang melerai. Maksud saya, kalau memang mau ditangkap ya tangkap saja, jangan dipukuli,” ujar salah seorang sumber yang mengaku mengetahui langsung kejadian tersebut.

Sementara itu, Hendri yang mengaku sebagai mandor PT SAL membantah tudingan bahwa sawit yang dipanen korban berada di areal kerja PT Panca Waskita.

Menurutnya, lokasi kebun yang menjadi objek persoalan bukan termasuk wilayah yang dikelola perusahaan tersebut sebagaimana yang dituduhkan.

Menanggapi kejadian itu, Ketua IWO Inhu Rudi Walker Purba mengecam segala bentuk tindakan kekerasan terhadap masyarakat dan meminta aparat penegak hukum bertindak profesional serta transparan dalam menangani perkara tersebut.

“Kami mengecam segala bentuk kekerasan terhadap masyarakat. Jika memang ada dugaan tindak pidana pencurian, proses hukum harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku, bukan dengan tindakan main hakim sendiri. Dugaan penganiayaan ini harus diusut tuntas,” tegas Rudi.

Rudi juga menyoroti persoalan batas lahan perkebunan yang dinilai masih belum dipahami secara menyeluruh oleh masyarakat. Menurutnya, perusahaan yang mengelola kawasan tersebut seharusnya aktif melakukan sosialisasi agar tidak terjadi konflik berkepanjangan.

“Sangat disayangkan jika masyarakat mengaku belum mendapatkan penjelasan yang memadai terkait batas-batas lahan yang berstatus HPL maupun kawasan yang telah ditetapkan pemerintah. Kondisi ini berpotensi memicu kesalahpahaman di lapangan,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, pihak manajemen PT Panca Waskita Surya Vijay menyatakan bahwa sosialisasi terkait batas lahan telah dilakukan kepada masyarakat di tiga desa yang berada di kawasan eks PT SAL, yakni Desa Talang Durian Cacar, Desa Talang Perigi, dan Desa Selantai.

Terpisah, Kapolsek Kelayang IPTU Rudi Syaputra, S.H., M.H., melalui Kanit Reskrim Yusmar membenarkan bahwa kasus tersebut saat ini telah ditangani oleh Polsek Kelayang.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Yusmar.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak yang disebut dalam dugaan penganiayaan tersebut masih menunggu proses penyelidikan kepolisian guna memastikan fakta dan kronologi yang sebenarnya.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tekan Angka Stunting, Puskesmas Bungursari Gelar Pembekalan PMT Berbahan Pangan Lokal
Turun ke Sawah dan Tinjau Jalan Desa, Bupati Inhu Perkuat Swasembada Pangan dari Kuala Cenaku
Perkuat Zero HALINAR, Lapas Cipinang Hadirkan SILA sebagai Solusi Komunikasi Resmi Warga Binaan
Kenali dan Gauli Alam Kita, Ketahui Manfaat Tanaman Herbal di Sekeliling Rumah
Puluhan Wartawan Datangi SMPN 1 Petarukan, Ini Penjelasannya
Pria Asal Cigantang Tasikmalaya Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Dalami Motif Korban
Pesona SPBU Bentar Pemalang: Mengantre BBM Sambil Cuci Mata View Gunung 
Transformasi Posyandu Jadi ‘Call Center’ 6 SPM, Kader di Cikalang Kota Tasikmalaya Diedukasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:55 WIB

Ketua IWO Inhu Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Penganiayaan Warga di Lahan Eks PT SAL

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:34 WIB

Tekan Angka Stunting, Puskesmas Bungursari Gelar Pembekalan PMT Berbahan Pangan Lokal

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:01 WIB

Turun ke Sawah dan Tinjau Jalan Desa, Bupati Inhu Perkuat Swasembada Pangan dari Kuala Cenaku

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:48 WIB

Perkuat Zero HALINAR, Lapas Cipinang Hadirkan SILA sebagai Solusi Komunikasi Resmi Warga Binaan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:29 WIB

Kenali dan Gauli Alam Kita, Ketahui Manfaat Tanaman Herbal di Sekeliling Rumah

Berita Terbaru