TASIKMALAYA, MNP – Tim Pembina Posyandu Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan pendampingan dan monitoring Posyandu yang berlangsung di Aula Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, pada Kamis (4/6).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi para kader mengenai perluasan fungsi posyandu yang kini mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Plh. Ketua TP PKK sekaligus Pengurus Tim Pembina Posyandu Kota Tasikmalaya, Hj. Ai Mulyani, menjelaskan bahwa Kecamatan Tawang merupakan kecamatan ke-8 yang dikunjungi dalam rangkaian program ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam setiap kecamatan, terdapat dua posyandu yang menjadi lokus pendampingan oleh tim kota yang terdiri dari berbagai dinas terkait.
Hj Ai Mulyani menyebut, sekarang sasaran posyandu bukan hanya bayi, balita, dan ibu hamil saja, melainkan seluruh siklus hidup masyarakat.
“Posyandu kini juga berfungsi sebagai call center atau tempat aduan warga terkait enam bidang SPM (Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketertiban Umum, dan Sosial),” ujar Hj. Ai Mulyani.
Dirinya memaparkan, nantinya kader posyandu akan mencatat setiap keluhan atau aduan dari masyarakat untuk kemudian dilaporkan langsung kepada Lurah dan Camat.
Adapun prosesnya adalah Pencatatan: Kader menerima aduan warga (misalnya terkait rumah tidak layak huni atau layanan kesehatan).
Lalu Verifikasi: Lurah melakukan cross-check atau pengecekan langsung di lapangan terkait laporan tersebut.
Selanjutnya, Penyaluran: Lurah meneruskan data yang telah valid ke dinas atau instansi tingkat kota untuk ditindaklanjuti sesuai kondisi anggaran.
Hj. Ai juga menekankan pentingnya peran kader dalam melakukan KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) kepada masyarakat. Ia berpesan agar para kader tetap semangat dan ikhlas meski beban kerja semakin bertambah.
Menurutnya, Pemerintah tidak bisa memberikan bantuan tanpa adanya data atau catatan yang jelas. Tugas kader adalah mencatat dan mengedukasi masyarakat.
“Walaupun pekerjaan bertambah banyak, semoga menjadi kebahagiaan tersendiri saat melihat masyarakat sehat dan kebutuhannya terpenuhi, dengan tetap bertawakal kepada Allah SWT,” tambahnya.
Sementara itu, Lurah Cikalang, Eri Hendrawan, S.H., menyatakan bahwa pihak kelurahan sepenuhnya memfasilitasi kegiatan monitoring ini. Untuk Kelurahan Cikalang sendiri, posyandu yang menjadi percontohan adalah Posyandu Dahlia yang berlokasi di RW 06.
Isi kegiatannya lanjut Eri, berupa arahan dari dinas-dinas lintas sektor mengenai pelaksanaan posyandu enam SPM. Karena tugas para kader posyandu ke depan dipastikan akan semakin berat dengan adanya fungsi baru ini.
“Kami berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya dapat memberikan perhatian lebih, khususnya terkait peningkatan insentif para kader,” tutur Eri Hendrawan.
Kegiatan pendampingan ini dihadiri oleh Ketua Posyandu se-Kelurahan Cikalang, seluruh kader Posyandu Dahlia RW 06, perwakilan Kecamatan Tawang, serta tim pembina dari dinas-dinas terkait seperti Dinas PUTR, Bagian Kesra, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Satpol PP.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan