Nahas, Pria Tua asal Jamanis Tewas Tertabrak Kereta Api: Terseret Belasan Meter

Sabtu, 19 November 2022 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – AR (73) warga kecamatan Jamanis kabupaten Tasikmalaya tertabrak Kereta Api Mutiara Selatan relasi Bandung – Surabaya, di Kampung Jamanis, Desa Tanjung Mekar, Kabupaten Tasikmalaya.

Diketahui, AR diduga mengakhiri hidupnya dengan cara tiduran di bawah rel kereta hingga terseret kereta sejauh 15 meter.

Petugas Penjaga Jalan Lintasan (PJL) Stasiun Rajapolah, Angga Erlangga, mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masinis Kereta Api Mutiara Selatan bahwa ada orang yang tertabrak kereta api di wilayah Tanjung Mekar, Sabtu (19/11/2022).

“Setelah mendapatkan laporan dari warga, kami mengecek ke lokasi kejadian, setelah itu langsung melaporkan kepihak Mapolsek Rajapolah,” ungkapnya.

“Korban terseret lebih kurang 15 meter dari lokasi tertabrak. Kondisi tubuhnya hancur di atas rel kereta api,” imbuh Angga.

Kapolsek Rajapolah dan Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas dan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota yang merima laporan adanya korban tertabrak kereta api langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi-saksi. Petugas pun mengevakuasi jenazah korban ke dalam kantung mayat.

Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk dilakukan visum. (Sn)

Loading

Berita Terkait

Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek
Nestapa Warga Bogor Penggali Kubur: Sering Kelaparan, Hidup Sebatang Kara di Rumah Lapuk
Dengar Aspirasi Langsung di Lapangan, Kapolres Bogor Canda Tawa Ngariung Bareng Ojol
Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata
Rampung Renovasi Kubah Masjid Miftahul Jannah, Warga RW 11 Cikiara Padukan Edukasi PPA dan Kegiatan Sosial
Polsek Mangkubumi Gelar Doa dan Tahlilan Kenang Pengabdian Almarhum H. Efri Priyanto
Oknum Kades di Kecamatan Rakit kulim Akui Pungutan PETI Rp5 Juta, Pengepul Rp20 Ribu per Gram
Buntut Insiden di Tugu Kujang, Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf ke Insan Pers

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Nestapa Warga Bogor Penggali Kubur: Sering Kelaparan, Hidup Sebatang Kara di Rumah Lapuk

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Dengar Aspirasi Langsung di Lapangan, Kapolres Bogor Canda Tawa Ngariung Bareng Ojol

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Rampung Renovasi Kubah Masjid Miftahul Jannah, Warga RW 11 Cikiara Padukan Edukasi PPA dan Kegiatan Sosial

Berita Terbaru