PWRI Minta KDM Tegur Pemkot Tasikmalaya, Lamban Tangani Pohon Rawan Tumbang di Depan SMPN 5

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Kondisi memprihatinkan kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya. Permohonan pemangkasan pohon di bahu Jalan Mitra Batik, tepat di depan SMP Negeri 5 Kota Tasikmalaya, hingga kini belum juga direalisasikan.

Padahal, izin resmi pemangkasan telah dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Bina Marga sejak 3 Juli 2025 lalu.

Asep Setiadi, Ketua PWRI Kota Tasikmalaya, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap diam dinas terkait yang dinilai abai terhadap keselamatan publik.

Menurutnya, kondisi pohon-pohon tersebut sangat membahayakan pengguna jalan, khususnya para siswa SMPN 5 yang setiap hari melintas di kawasan tersebut.

“Ini menyangkut keselamatan anak-anak sekolah. Tapi sampai hari ini tidak ada respons sama sekali dari Pemerintah Kota Tasikmalaya,” ujar Asep.

Lebih ironis lagi, saat Asep menelusuri ke dinas terkait, ia mendapat jawaban bahwa tidak tersedia anggaran untuk pemangkasan pohon.

Namun faktanya, beberapa hari terakhir justru terlihat adanya pemangkasan pohon di depan Hotel Crown dan Kantor DPRD Kota Tasikmalaya, yang masih berada di jalur jalan yang sama.

“Kalau alasannya tidak ada anggaran, lalu pemangkasan di depan hotel dan DPRD itu pakai anggaran apa? Ini jalur yang sama,” tegasnya.

Asep pun mempertanyakan logika kebijakan pemerintah daerah. Ia menyindir, apakah sekolah harus memungut biaya dari orang tua murid dan pengguna jalan demi mengumpulkan dana pemangkasan pohon yang sejatinya merupakan tanggung jawab dinas.

“Setahu kami, setiap dinas pasti memiliki anggaran pemeliharaan. Kenapa tidak digunakan untuk hal yang jelas-jelas menyangkut keselamatan masyarakat?” tambahnya.

Melalui sambungan WhatsApp pada 22 Januari 2026, Asep secara khusus meminta perhatian Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, agar turun tangan dan menegur Pemerintah Kota Tasikmalaya yang dinilai lamban dan tidak responsif terhadap keluhan sekolah dan masyarakat.

“Kami mohon Kang Dedi Mulyadi merespons persoalan ini. Jangan sampai menunggu korban dulu baru ada tindakan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Arrie Haryadi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Sederhana Sarat Makna, Isak Haru Warnai Pelepasan 32 Siswa SDN 2 Karang Sambung Tasikmalaya
Satresnarkoba Polres Bartim Ringkus Terduga Pengedar Sabu 1,78 Gram di Tamiang Layang
O2SN Kabupaten Tasikmalaya 2026 Sukses Digelar, Jaring Atlet Potensial Sejak Dini
Efek Donor Darah di Puskesmas Bungursari: Sehat untuk Diri Sendiri, Berkah untuk Sesama
Gandeng UPTD PPA, Media Nasional Potret Sukses Edukasi Ribuan Siswa SMAN 10 Tasikmalaya 
Seru dan Edukatif! Media Nasional Potret, Edukasi Bahaya Bullying dan Narkoba di SMAN 10 Tasikmalaya
Pembangunan SUTT 150 KV Malangbong–Karaha Bodas: Puluhan Warga Garut Mulai Terima Ganti Rugi
Salon Putri Hadir di Malangbong, Tawarkan Beragam Layanan Kecantikan Modern

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:01 WIB

Sederhana Sarat Makna, Isak Haru Warnai Pelepasan 32 Siswa SDN 2 Karang Sambung Tasikmalaya

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:44 WIB

Satresnarkoba Polres Bartim Ringkus Terduga Pengedar Sabu 1,78 Gram di Tamiang Layang

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:46 WIB

O2SN Kabupaten Tasikmalaya 2026 Sukses Digelar, Jaring Atlet Potensial Sejak Dini

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:08 WIB

Efek Donor Darah di Puskesmas Bungursari: Sehat untuk Diri Sendiri, Berkah untuk Sesama

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:07 WIB

Gandeng UPTD PPA, Media Nasional Potret Sukses Edukasi Ribuan Siswa SMAN 10 Tasikmalaya 

Berita Terbaru