Warga Khawatir, Pohon Tua di SMPN 5 Kota Tasikmalaya Ancam Keselamatan Siswa?

Kamis, 4 September 2025 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Kondisi sejumlah pohon tua di depan SMP Negeri 5 Kota Tasikmalaya menimbulkan kekhawatiran warga dan para orang tua murid.

Pohon yang sudah berusia puluhan tahun itu kini terlihat rapuh, sebagian akarnya merusak saluran drainase, dan cabangnya menjulur hingga ke kabel listrik. Warga menilai keberadaan pohon ini bisa membahayakan keselamatan siswa maupun pengguna jalan.

Pantauan di lokasi, Kamis (4/9/2025), pohon besar dengan diameter batang mencapai lebih dari setengah meter tumbuh tepat di tepi jalan raya dan berdekatan dengan pagar sekolah.

Akar-akar besarnya tampak mencuat hingga merusak struktur drainase, membuat sebagian saluran air retak dan terangkat. Sementara bagian batang dipenuhi lumut serta tumbuhan epifit yang semakin menandakan usianya yang tua.

Di bagian atas, cabang-cabang pohon menjulur ke kabel listrik. Kondisi ini membuat warga semakin resah, terlebih saat musim hujan dan angin kencang.

Daun-daun kering dan ranting yang lapuk beberapa kali terlihat jatuh ke halaman sekolah. Bahkan menurut warga, pernah ada dahan cukup besar patah dan hampir mengenai siswa.

“Kalau angin besar, rantingnya sering jatuh. Kami khawatir kalau dibiarkan bisa tumbang menimpa anak-anak atau pengguna jalan. Apalagi lokasi ini ramai, ada sekolah dan jalan utama,” kata seorang warga setempat.

Pihak sekolah pun mengakui kondisi pohon tersebut sudah dilaporkan sejak lama. Menurut salah seorang guru, pihak sekolah sudah mengajukan permohonan pemangkasan kepada Dinas PUPR Provinsi. Namun hingga kini, tindak lanjut yang diharapkan belum juga ada.

“Kami sudah berkirim surat resmi agar dilakukan pemangkasan, tapi belum ada respons. Padahal setiap hari ratusan siswa beraktivitas di sini, risikonya sangat besar,” ujarnya.

Keresahan serupa juga dirasakan orang tua murid. Mereka menilai pemerintah daerah harus segera turun tangan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Anak-anak sekolah setiap hari. Masa harus nunggu ada korban dulu baru dipangkas atau ditebang? Ini jelas membahayakan,” ucap salah satu wali murid.

Musim penghujan memang menjadi periode rawan bagi keberadaan pohon tua di wilayah Tasikmalaya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebelumnya juga sudah mengingatkan agar masyarakat dan pihak terkait waspada terhadap potensi pohon tumbang, khususnya yang berada di dekat fasilitas umum seperti sekolah, jalan raya, atau pemukiman padat.

Pengamat lingkungan menilai pemangkasan cabang merupakan langkah yang lebih tepat dibanding langsung menebang.

Menurutnya, pohon besar tetap memiliki manfaat ekologis sebagai peneduh dan penghasil oksigen. Namun, faktor keselamatan tetap harus diutamakan.

“Jika cabang dan rantingnya rapuh, pemangkasan bisa jadi solusi. Dengan begitu, pohon masih berfungsi, tapi risikonya lebih kecil,” jelasnya.

Masyarakat kini menunggu respons cepat dari Pemerintah Kota Tasikmalaya, baik melalui Dinas Lingkungan Hidup maupun instansi terkait lainnya. Mereka berharap proses peninjauan lapangan segera dilakukan, sehingga tidak ada lagi alasan menunda penanganan.

“Harapan kami, pemerintah jangan menutup mata. Pohon itu memang besar, tapi sudah rapuh dan rawan tumbang. Lebih baik segera dipangkas demi keselamatan bersama,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, peristiwa pohon tumbang di Tasikmalaya sempat menimbulkan korban jiwa. Oleh karena itu, langkah preventif seperti pemangkasan pohon tua di SMP Negeri 5 dianggap sangat mendesak.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Sederhana Sarat Makna, Isak Haru Warnai Pelepasan 32 Siswa SDN 2 Karang Sambung Tasikmalaya
Satresnarkoba Polres Bartim Ringkus Terduga Pengedar Sabu 1,78 Gram di Tamiang Layang
O2SN Kabupaten Tasikmalaya 2026 Sukses Digelar, Jaring Atlet Potensial Sejak Dini
Efek Donor Darah di Puskesmas Bungursari: Sehat untuk Diri Sendiri, Berkah untuk Sesama
Gandeng UPTD PPA, Media Nasional Potret Sukses Edukasi Ribuan Siswa SMAN 10 Tasikmalaya 
Seru dan Edukatif! Media Nasional Potret, Edukasi Bahaya Bullying dan Narkoba di SMAN 10 Tasikmalaya
Pembangunan SUTT 150 KV Malangbong–Karaha Bodas: Puluhan Warga Garut Mulai Terima Ganti Rugi
Salon Putri Hadir di Malangbong, Tawarkan Beragam Layanan Kecantikan Modern

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:01 WIB

Sederhana Sarat Makna, Isak Haru Warnai Pelepasan 32 Siswa SDN 2 Karang Sambung Tasikmalaya

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:44 WIB

Satresnarkoba Polres Bartim Ringkus Terduga Pengedar Sabu 1,78 Gram di Tamiang Layang

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:46 WIB

O2SN Kabupaten Tasikmalaya 2026 Sukses Digelar, Jaring Atlet Potensial Sejak Dini

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:08 WIB

Efek Donor Darah di Puskesmas Bungursari: Sehat untuk Diri Sendiri, Berkah untuk Sesama

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:07 WIB

Gandeng UPTD PPA, Media Nasional Potret Sukses Edukasi Ribuan Siswa SMAN 10 Tasikmalaya 

Berita Terbaru