Sampah dan Kesadaran Kolektif: Saatnya Warga Menjaga Martabat Lingkungan Kota Tasikmalaya

Senin, 19 Januari 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Permasalahan sampah kembali mencuat dan menjadi sorotan publik di Kota Tasikmalaya. Tumpukan sampah yang terlihat berserakan di sejumlah titik strategis.

Salah satunya di Jalan Swaka serta akses masuk menuju Pasar Cikurubuk, Kecamatan Mangkubumi, menghadirkan pemandangan yang kontras dengan citra Tasikmalaya sebagai kota berhawa sejuk dan memiliki lingkungan yang relatif alami.

Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga memantik keprihatinan akan rendahnya kesadaran dari beberapa masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya, Feri Arif Maulana, ST., MP., menegaskan bahwa persoalan ini bukan semata-mata disebabkan oleh kelalaian pemerintah daerah.

DLH, menurutnya, telah berulang kali melakukan pembersihan serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

Namun, upaya tersebut kerap berhadapan dengan perilaku tidak bertanggung jawab dari segerintil masyarakat yang masih mengabaikan dampak lingkungan dari tindakannya.

“Bukan warga sekitar yang membuang sampah di lokasi tersebut, melainkan pejalan kaki dan pengguna jalan yang melintas dengan seenaknya melempar kantong plastik berisi sampah dari kendaraan, terkadang di trotoar bahu jalan juga,” ujar Feri melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (19/1/2026), di sela-sela rutinitas monitoring lingkungan di Kota Tasikmalaya.

Ia juga mengungkapkan bahwa keterbatasan tenaga kebersihan serta armada pengangkut sampah menjadi tantangan tersendiri bagi DLH dalam menjaga kebersihan kota secara optimal.

Meski demikian, DLH bersama tim terus melakukan monitoring dan operasi kebersihan secara intensif demi memastikan wajah kota tetap bersih dan representatif.

Namun Feri menekankan, keberhasilan menjaga kebersihan kota tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Peran serta masyarakat menjadi faktor kunci yang tidak tergantikan.

“Kesadaran masyarakat adalah kunci utama. Seberapa sering pun kami membersihkan, jika perilaku membuang sampah sembarangan masih terus terjadi, maka masalah ini tidak akan pernah selesai,” tegasnya.

Lebih jauh, Feri mengingatkan bahwa dampak sampah tidak hanya terbatas pada bau tak sedap dan rusaknya keindahan kota. Sampah yang dibuang sembarangan berpotensi menyumbat saluran air dan memicu banjir, terutama saat musim hujan.

Selain itu, tumpukan sampah dapat menjadi sarang penyakit yang membahayakan kesehatan masyarakat, mulai dari gangguan pernapasan hingga penyakit berbasis lingkungan lainnya.

Dalam pernyataannya, Feri mengajak seluruh warga Kota Tasikmalaya untuk menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Keindahan alam dan kualitas udara yang masih relatif bersih merupakan anugerah yang patut dijaga bersama, bukan justru dirusak oleh perilaku tidak disiplin.

“Mari kita bersama-sama menciptakan Kota Tasikmalaya yang indah dan sedap dipandang mata. Alam dan udara di kota ini masih sangat alami. Namun jika kita sendiri yang merusaknya, maka kota tercinta ini akan dipenuhi polusi dan pemandangan yang tidak lagi menyejukkan,” pungkasnya.

Persoalan sampah di Tasikmalaya kini bukan sekadar isu kebersihan, melainkan cerminan kesadaran kolektif warganya.

Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kota ini, momentum tersebut diharapkan menjadi titik balik untuk membangun budaya peduli lingkungan, demi masa depan Tasikmalaya yang lebih bersih, sehat, dan bermartabat.

Loading

Penulis : Arrie Haryadi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Waspada Dampak Debu Vulkanik, Polres Garut Bagikan 500 Masker Gratis Masker
Komunitas U$$ Sikapi Informasi Dugaan Transaksi Narkoba, Modus Operandi Titip Armada Bus
Banggakan Kota Tasikmalaya, SDN Panglayungan Borong Dua Tropi di LOBB Jawa Barat
Penerima Becak Listrik Tasikmalaya Ikut Pembekalan di Brigif
Beda Keterangan dan Data ‘Sentuh Tanahku’, Karang Taruna Pertanyakan Aset Desa Mekarwangi
Kolaborasi ORADO Gunungsitoli dan Kodim 0213/Nias, Siap Gelar Turnamen Domino Piala Panglima TNI
Penelusuran Proyek APBN Rp24 M Way Katibung: Pelanggaran Bisa Berujung Pidana
Jaga Kesehatan Pendamping Pasien, Primaya Hospital Bagikan 2.000 Paket Mini MCU di Hari Pelanggan Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:36 WIB

Waspada Dampak Debu Vulkanik, Polres Garut Bagikan 500 Masker Gratis Masker

Senin, 7 September 2026 - 18:17 WIB

Komunitas U$$ Sikapi Informasi Dugaan Transaksi Narkoba, Modus Operandi Titip Armada Bus

Senin, 7 September 2026 - 17:12 WIB

Banggakan Kota Tasikmalaya, SDN Panglayungan Borong Dua Tropi di LOBB Jawa Barat

Senin, 7 September 2026 - 15:25 WIB

Penerima Becak Listrik Tasikmalaya Ikut Pembekalan di Brigif

Senin, 7 September 2026 - 10:04 WIB

Beda Keterangan dan Data ‘Sentuh Tanahku’, Karang Taruna Pertanyakan Aset Desa Mekarwangi

Berita Terbaru

Berita terbaru

Penerima Becak Listrik Tasikmalaya Ikut Pembekalan di Brigif

Senin, 7 Sep 2026 - 15:25 WIB