Bupati Bogor Lantik PPPK Penuh Waktu Tahap II di Gedung Tegar Beriman Cibinong

Jumat, 3 Oktober 2025 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, MNP – Bertempat di Gedung Tegar Beriman-Cibinong, Kab. Bogor, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melaksanakan pelantikan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) penuh waktu tahap II, pada Kamis (2/10/2025).

Acara ini pun jadi momentum penting, itu karena seiring penyerahan Surat Keputusan (SK) pada para pegawai baru dilantik tersebut.

Pelantikan tersebut dihadiri juga Wakil Bupati Bogor, Sekda Kab Bogor, jajaran Forkopimda, Anggota DPRD Kab Bogor, para Ulama juga beberapa tokoh Agama non Muslim, serta para Kepala SKPD Kab Bogor.

Kehadiran mereka menambah kental nuansa kebersamaan yang khidmat, dalam rangka hak mengupayakan penguatan ukhuwah antar birokrasi di wilayah Kabupaten Bogor.

Di dalam kesempatan ini, Bupati Bogor melantik 247 personil PPPK penuh waktu tahap II, juga 4 orang CPNS yang diangkat jadi PNS.

Ini merupakan langkah nyata Pemkab Bogor, guna terus memberikan kepastian hak Status Kepegawaian, serta hak meningkatkan kualitas pelayanan pegawai kepada masyarakat di Kab Bogor.

Sementara itu, dari Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kab Bogor, Yunita Mustika Putri, menjelaskan, bahwa pelantikan tadi, menambah daya kualitatif dalam fungsi kepegawaian di pemerintah Kab Bogor, sebagai profesi pelayanan publik.

“Hingga sekarang, tercatat ada 9.756 PPPK, itu masih dalam tahap pemrosesan BKN (Badan Kepegawaian Negara),” jelasnya.

Yunita pun menambahkan, bahwa saat ini ada proses updating data di BKN yang sedang berlangsung. Yang mencakup perbaikan data jenjang pendidikan disertai administrasi lainnya.

“Untuk sekarang ini, Kami belum dapat memastikan kapan pelantikan selanjut nya dilaksanakan, karena keputusan final ada di BKN Pusat,” tandasnya.

Yunita juga menekankan pentingnya penetapan NIP (Nomor Induk Pegawai), itu sebagai kunci utama dalam tahapan resmi di pelantikan pegawai pemerintahan.

“Kami menargetkan, untuk setengahnya itu sudah bisa terselesaikan, tetapi masih tetap menunggu keluarnya NIP dari BKN. Jadi, berapa jumlah NIP yang diterbitkan nantinya itulah jumlah yang akan langsung dilantik lagi,” tambahnya.

Loading

Penulis : Asep Didi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai
Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid
Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?
Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur
Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?
Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C
Ditinggal Bakar Sampah, Lahan Milik Wakil Bupati Pemalang Hangus Terbakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:44 WIB

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:14 WIB

Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:52 WIB

Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:30 WIB

Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?

Berita Terbaru