Tasikmalaya, MNP – Dapur MBG (Makanan Bergizi) Sri Ratu Cipta Mandiri di Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, diresmikan hari ini, Sabtu (13/09/2025).
Peresmian ini disambut baik sebagai bagian dari program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Angga Yogaswara, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa program ini sudah tepat sasaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dilihat dari sasaran penerimanya sudah tepat, mulai dari balita dan ibu hamil, lalu jenjang pendidikan dari TK sampai SMA semua sudah menerima,” kata Angga.
Angga Yogaswara juga menyoroti beberapa temuan terkait porsi dan kualitas menu MBG yang sering tidak sesuai standar. Ia mengimbau kepada pengelola dapur agar memperhatikan porsi makanan yang disediakan.
“Ada beberapa kasus dan laporan, menu makanan dengan harga Rp15.000, ada yang hanya dihargai Rp10.000. Itu sudah tidak sesuai standar,” tegasnya.
Angga mengajak semua pihak untuk ikut mengawasi dan melaporkan jika ada temuan kasus yang tidak sesuai.
Sri Ratina Indrayu, Ketua Yayasan Sri Ratu Cipta Mandiri, menyatakan kesiapannya untuk mengikuti standar yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Kami akan selalu berusaha dan insyaallah mengikuti standarisasi yang sudah ditetapkan. Kami menghadirkan pendamping ahli gizi dan meningkatkan pengetahuan relawan yang mengelola MBG agar paham aturan,” ujar Sri.
Ia juga menjelaskan bahwa untuk bahan baku, pihaknya bekerja sama dengan petani dan peternak lokal, meskipun ketersediaan bahan musiman membuat mereka juga harus berkolaborasi dengan supplier lain.
Pada peluncuran perdana ini, Dapur MBG Sri Ratu melayani lebih dari 3.416 penerima manfaat, terdiri dari anak-anak TK dan PAUD.
Kapten Inf Andri Mulyono, selaku Danramil Koramil 1209/Cibeureum, mengapresiasi dibukanya Dapur MBG Sri Ratu Cipta Mandiri sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah pusat.
Ia juga memberikan imbauan kepada pengelola. “Menunya harus maksimal dan sesuai aturan. Hindari kerawanan makanan sehingga tidak ada komplain dari pihak sekolah maupun penerima manfaat,” tutup Kapten Andri.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan