Rembug Stunting Dramaga Digelar di Aula Kecamatan 

Rabu, 10 September 2025 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, MNP – Dipimpin Ketua TP PKK Kec Dramaga, Ny. Lilis Sumaryo yang didampingi Kapolsek Dramaga, Iptu Desi Triana, SH. MH, Danposramil Kec. Dramaga, Kasie Pendidikan Kesehatan Kec. Dramaga, Kepala KUA Dramaga dan Nara Sumber untuk materi kegiatan tersebut, Kepala Puskesmas Cangkurawok (dr. Deasy) yang memaparkan keseluruhan materi ke para peserta rembug.

Dalam sambutan di acara rembug Stunting tersebut, sebagai pemberi sambutan perdana di acara, Kapolsek Dramaga menyampaikan. Bahwa bagi dirinya, agenda acara tersebut merupakan kegiatan yang kali pertama diikutinya kini, semenjak dirinya menjabat Kapolsek.

Hal itu karena kesibukannya untuk mengikuti beragam agenda lain yang memang padat di wilayah Dramaga. Terakhir dirinya turut berpesan, bahwa di dalam bidang apapun, tak akan ada keberhasilan jika dilakukan tanpa kerjasama dalam kebersamaan.

Berbeda, Kasie Pendidikan Kesehatan Kec Dramaga, Mulyaningsih, dalam sessi sambutan, menyampaikan pesan dari Camat Dramaga yang diwakilinya.

Disampai kannya, supaya bagaimana caranya dapat menjadikan kegiatan Rembug Stunting tersebut, sebagai titik awal solidnya kerjasama, antar Leading Sector di seluruh wilayah Dramaga.

Karena setiap anak Indonesia, itu berhak mendapatkan masa proses tumbuh kembang di kondisi normalnya, secara baik dan sehat.

Hal Itu bisa dilakukan dengan pemberdayaan potensi-potensi sumber daya lokal (wilayah Dramaga). Untuk program penanggulangan penyakit menular TBC, harus disinergikan dengan pencegahan serta penanganan Stunting dan pengentasan kemiskinan di keluarga-keluarga terkategori rawan miskin hingga miskin extreem.

Sementara itu dari Kepala KUA Dramaga, H. Cecep Solehuddin, menyampaikan. Menurutnya, pihak KUA, di dalam konteks kerjasama terkait pencegahan, hingga penanganan Stunting di wilayah Dramaga, itu sudah dan masih menjalankannya dengan capaian realisasi di angka prosentase 70~80%, dari target capaian tahunan nya, hal tersebut dilakukan melalui program prioritas di KUA yang berupa SusCaTin (Kursus Calon Pengantin).

Program garapan pihaknya tersebut dijalankan melalui kerjasama melekat dengan pihak Puskesmas di wilyah Dramaga. Di materi edukasi serta aturan hukum Agamanya itu dilakukan oleh pihak KUA, sedangkan di edukasi kesehatannya dilimpahkannya ke pihak Puskesmas.

Cecep pun mengaku bahwa program yang dijalankan, di dalam kerjasama pihaknya bersama puskesmas, amat banyak kendalanya. Banyak nya para Orangtua di wilyah kerjanya, yang menikahkan anak mereka yang masih di bawah umur (diluar aturan/ketentuan yang berlaku), itu salah satu kendala terberat di KUA wilyah Dramaga.

Banyak kasus tersebut tadi, dengan terpaksa dilakukan para Orang tua nya, dengan berbagai alasan normatif. Khususnya bagi Orang tua dari pihak anak wanitanya, yang merasa khawatir jika anaknya sudah berpacaran dan membuat malu pihak keluarga.

Karenanya meski usia anaknya belum genap 19 tahun (sesuai ketentuan berlaku saat ini), memilih untuk segera menikahkan anak wanitanya tadi secara Siri (cukup sah secara adat dan aturan Agama : red). Dan baru mau mengurusi pernikahan resmi anaknya itu ke KUA setelah usianya cukup, dan rata-rata sudah pada punya anak dari hasil pernikahan Sirinya itu.

Loading

Penulis : Asep Didi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Musda V Golkar Kota Tasikmalaya Mengerucut, H. Nurul Awalin Jadi Calon Tunggal
Negara Hadir! Ahli Waris Anggota BPD di Maiwa Terima Santunan Kematian Rp 42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan
Enrekang Terbaik I se-Sulawesi! Sikat Penghargaan Kemendagri di Bidang Pendidikan, Bawa Pulang Rp 2 Milyar 
UNIMEN Tancap Gas! Bidik 26 Lektor Kepala dan 1 Profesor, Mutu Kampus Dipertaruhkan
Tiba di Garut, 10 Korban Selamat Kapal Virgo 8 Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Sekjen Imipas Tinjau Peternakan Lapas Kelas IIA Kendal, Cek Langsung Hasil Telur
Rizal Bawazier Bawa Pesan Persatuan di Tengah Ribuan Jamaah Maulid Akbar Habib Idrus Al Bahr Pekalongan
Kualitas Udara Capai Tingkat Ekstrem, 118 Orang Warga Kecamatan Paku Terpapar ISPA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 08:43 WIB

Musda V Golkar Kota Tasikmalaya Mengerucut, H. Nurul Awalin Jadi Calon Tunggal

Sabtu, 19 September 2026 - 08:38 WIB

Negara Hadir! Ahli Waris Anggota BPD di Maiwa Terima Santunan Kematian Rp 42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 19 September 2026 - 08:30 WIB

Enrekang Terbaik I se-Sulawesi! Sikat Penghargaan Kemendagri di Bidang Pendidikan, Bawa Pulang Rp 2 Milyar 

Jumat, 18 September 2026 - 21:38 WIB

UNIMEN Tancap Gas! Bidik 26 Lektor Kepala dan 1 Profesor, Mutu Kampus Dipertaruhkan

Jumat, 18 September 2026 - 19:23 WIB

Tiba di Garut, 10 Korban Selamat Kapal Virgo 8 Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Berita Terbaru