Bupati Enrekang Ingatkan Dinas Terkait Jangan Jadi Penonton dalam Meningkatkan Swasembada Pangan

Rabu, 25 Juni 2025 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Pemerintah Kabupaten Enrekang melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) menggelar acara Monitoring dan Evaluasi (Monev) Satgas Swasembada Pangan Kementan di Wilayah Sulawesi Selatan Kabupaten Enrekang.

Plh. Kadis DTPHP Enrekang Dr. Ikbar Ashadi menjelaskan pencapaian Luas Tambah Tanam (LTT) penanaman padi dua bulan terakhir yaitu bulan Mei 97,36 % dan bulan Juni : 81 %.

_Sementara itu, untuk realisasi LTT Reguler Padi 2022 – 2024 dan Progres 2025 yakni 2022 :10.577,71, 2023 : 7.574,24, 2024 : 10.846,13, 1 Januari – 31 Mei 2025 : 5.460,” jelasnya di Pendopo Rujab Bupati Enrekang pada beberapa hari yang lalu.

Dr. Ikbar Ashadi juga menjelaskan bahwa curah hujan masih ditingkat menengah (101 – 300 mm) dan ini masih terjadi di Sulawesi 2 bulan terakhir sesuai prediksi BMKG.

“Besok juga kami akan melaksanakan tanda tangan kontrak Oplah antara Dinas Pertanian Enrekang dengan Kodim 1419/Enrekang sebanyak 1.914 hektar,” katanya.

Dandim 1419/Enrekang Letkol Inf Augustiar Adinegoro saat memberi sambutan mengatakan, pihaknya melakukan monitoring realisasi LTT Reguler selama tahun 2025. Mulai bulan Januari s/d Juni.

“Untuk target LTT Januari – Desember: 16.662 HA. Pencapaian target : 7.529 HA. Selisih/Belum terealisasi : 9.133 HA,” papar Letkol Inf. Agustiar Adinegoro.

Dandim mengatakan, untuk optimalisasi lahan TA. 2025 Kecamatan Maiwa seluas 1.306 HA, Kecamatan Cendana seluas 323 HA, Kecamatan Enrekang seluas 204 HA dan Baraka seluas 84 HA. Luas keseluruhan : 1.917 HA.

Ketua Tim Satgas Swasembada Pangan Kementan RI Brigjen TNI Wawan Erawan dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas penyambutan Bupati Enrekang.

“Kami tidak mau hal tersebut terjadi juga di Negara kita, oleh karena itu kami mengharapkan kerjasama kita semua untuk melakukan penanaman untuk memperkuat swasembada pangan,” ujarnya.

Brigjen TNI Wawan Erawan juga mengatakan, swasembada pangan dilakukan harus ada konsekuensi Pemerintah daerah dan Lompatan tekhnologi untuk membantu petani dalam peningkatan hasil produksi di lapangan.

“Dalam rangka swasembada pangan ini, kita juga harus memperluas lahan sawah dan mempercepat pengolahannya sehingga kita bisa melakukan penanaman,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Camat Paku Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Simpang Bingkuang
Penataan PKL Dadaha, Dodo Rosada: Jangan Selesaikan Masalah dengan Masalah Baru
Buat Konten Gaya-Gayaan Pakai Celurit, Pria di Garut Berujung Penangkapan Polisi
19 Kali Beraksi, Polres Garut Ringkus Tiga Pelaku Pembobol Minimarket 
Lima Fraksi DPRD Bartim Setujui Pembahasan Bersama Raperda APBD 2027
DPRD Bartim Gelar Rapat Paripurna, Pemkab Sampaikan Penjelasan Raperda Pendapatan Daerah 2027
AKBP Iqbal Sangaji Resmi Pimpin Polres Bartim, Bupati M. Yamin Harapkan Sinergi Makin Solid
Sekda Jeneponto Pantau Tiga SPBU, Warga Diimbau Tidak Panic Buying BBM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WIB

Camat Paku Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Simpang Bingkuang

Jumat, 11 September 2026 - 17:32 WIB

Penataan PKL Dadaha, Dodo Rosada: Jangan Selesaikan Masalah dengan Masalah Baru

Jumat, 11 September 2026 - 15:27 WIB

Buat Konten Gaya-Gayaan Pakai Celurit, Pria di Garut Berujung Penangkapan Polisi

Jumat, 11 September 2026 - 15:10 WIB

19 Kali Beraksi, Polres Garut Ringkus Tiga Pelaku Pembobol Minimarket 

Jumat, 11 September 2026 - 14:56 WIB

Lima Fraksi DPRD Bartim Setujui Pembahasan Bersama Raperda APBD 2027

Berita Terbaru

Barito Timur

Camat Paku Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Simpang Bingkuang

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:09 WIB