Brigjen TNI Wawan Erawan Tinjau Swasembada Pangan di Enrekang

Kamis, 14 Agustus 2025 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Tim Satgas Swasembada Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) RI dipimpin Brigjen TNI Wawan Erawan selaku Ketua Tim monitoring dan evaluasi (Monev) di Dusun Salo Dua, Desa Salo Dua, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang.

Kegiatan dalam rangka program Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Corporate Social Responsibility (CSR) ini terlihat mendampingi Kolonel Kav Donovan Pri Pamungkas (Wakil Ketua Tim) Kamis (14/08/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pelaksana Kodim 1419/Enrekang, perwakilan Pemerintah Kabupaten Enrekang, Dinas Pertanian, perangkat desa, serta kelompok tani setempat.

Dalam arahannya, Brigjen TNI Wawan Erawan menekankan pentingnya program ketahanan pangan di tengah krisis pangan yang melanda sejumlah negara di dunia.

Brigjen TNI Wawan Erawan menyampaikan bahwa Presiden RI telah menginstruksikan pelaksanaan program ketahanan pangan sebagai langkah antisipasi dan solusi nasional.

“Bahkan ada beberapa negara yang datang dan ingin belajar dari Indonesia, bagaimana kita dapat menyiapkan produksi padi dalam jumlah besar dalam waktu singkat,” ujarnya dengan bangga.

Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki tanah yang subur dan wilayah yang luas untuk mencapai swasembada pangan. Khusus di Kabupaten Enrekang, program Oplah mencakup lahan seluas kurang lebih 1.900 hektare.

“Setelah lahan siap, pemerintah akan menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dengan syarat terbentuknya brigade pangan terlebih dahulu,” katanya.

Brigjen TNI Wawan juga mengingatkan pentingnya koordinasi dengan pemilik lahan, termasuk kesepakatan pembagian hasil panen, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Dengan kekompakan dan kerja sama yang baik, pekerjaan rumit pun bisa kita selesaikan,” tegasnya dengan menekankan pentingnya sinergi.

Ketua Kelompok Tani Sukses Bersama, Zulkifli, menyampaikan keluhan bahwa saat musim hujan, luapan sungai kerap merendam sekitar 800 hektare sawah, menyebabkan gagal panen.

Ia berharap kedatangan tim pusat dapat mendorong perbaikan tanggul yang jebol melalui pembersihan, pengerukan, dan perbaikan tanggul.

Menanggapi hal tersebut, tim langsung bergerak meninjau lokasi olah yang terdampak banjir untuk memetakan langkah penanganan.

Dengan langkah antisipasi dan penanganan yang tepat, diharapkan program swasembada pangan di Kabupaten Enrekang bisa berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat petani setempat.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG
Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman
Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh
Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat
Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers
IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD
Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung
Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers

Berita Terbaru