Camat Paku Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Simpang Bingkuang

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARITO TIMUR, MNP – Musim kemarau yang berlangsung berkepanjangan tahun ini tidak hanya memicu ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kabut asap, tetapi juga menimbulkan krisis air bersih yang dirasakan masyarakat di berbagai pelosok Kabupaten Barito Timur.

Hampir seluruh sumber mata air, sumur gali, dan aliran sungai kecil mengalami kekeringan sehingga menyulitkan warga memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Kondisi serupa dialami oleh masyarakat Desa Simpang Bingkuang, Kecamatan Paku. Selama berminggu-minggu, warga harus berjuang mencari air bersih.

Sumber-sumber air yang biasanya menjadi andalan kini mengering, sehingga warga harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan air yang layak pakai.

Menyikapi kesulitan yang dialami warga, Pemerintah Kecamatan Paku menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat Desa Simpang Bingkuang pada Jumat, 11 September 2026.

Penyaluran air bersih ini dilakukan menggunakan mobil dan tandon berkapasitas 1.200 liter yang didistribusikan secara gratis ke warga setempat.

Camat Paku, Paskahariadi, hadir langsung di lokasi pendistribusian. Ia menyampaikan bahwa krisis air bersih saat ini menjadi prioritas yang harus segera ditangani, mengingat air adalah kebutuhan paling mendasar bagi kehidupan warga.

“Kebutuhan air bersih untuk minum, memasak, mandi, dan keperluan sanitasi sehari-hari kini menjadi kendala utama yang dihadapi warga Desa Simpang Bingkuang di tengah teriknya musim kemarau ini,” ujar Paskahariadi.

“Maka dari itu, Pemerintah Kecamatan Paku menyalurkan air bersih menggunakan tandon berkapasitas 1.200 liter untuk dibagikan secara gratis kepada warga setempat. Kami berharap langkah ini dapat sedikit meringankan beban warga,” katanya.

Paskahariadi berharap, cuaca segera berubah dan curah hujan turun secara normal sehingga sumber-sumber air di wilayah Desa Simpang Bingkuang dan sekitarnya dapat terisi kembali seperti sedia kala.

Sambil menunggu kondisi membaik, pihaknya akan terus memantau situasi untuk memastikan kebutuhan air warga tetap terpenuhi.

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Kuala Cenaku Dorong Warga Kembangkan Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Timun
“Langkah Santun, Jiwa Tangguh”: 70 UMKM Ramaikan HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Mandiri Tanpa Bebankan APBD
Dosen UNIMEN Mustamin Raih Gelar Doktor, Lahirkan Model PM2ZB dan Aplikasi ‘Rumah Mustahik’
Rotasi Kepala Sekolah Disdik Kota Tasikmalaya Dipertanyakan, Tiga Orang Dikembalikan Jadi Guru
Krisis Air Bersih di Kota Enrekang, Wabup Andi Tenri Liwang Kerahkan Seluruh OPD Turun Tangan
Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Bupati Enrekang Buka Pelatihan Vokasi Batch 5 Gandeng BPVP Pangkep
Bupati H. Muh. Yusuf Ritangnga Resmi Nahkodai DPC HKTI Enrekang 2026-2031
Bikin Resah Warga, Spesialis Rumah Kosong Akhirnya Diciduk Polisi Kalianda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Bhabinkamtibmas Kuala Cenaku Dorong Warga Kembangkan Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Timun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:56 WIB

“Langkah Santun, Jiwa Tangguh”: 70 UMKM Ramaikan HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Mandiri Tanpa Bebankan APBD

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Dosen UNIMEN Mustamin Raih Gelar Doktor, Lahirkan Model PM2ZB dan Aplikasi ‘Rumah Mustahik’

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Rotasi Kepala Sekolah Disdik Kota Tasikmalaya Dipertanyakan, Tiga Orang Dikembalikan Jadi Guru

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Krisis Air Bersih di Kota Enrekang, Wabup Andi Tenri Liwang Kerahkan Seluruh OPD Turun Tangan

Berita Terbaru