BEM PTNU se-Nusantara Dorong Petisi Dunia Pendidikan Jadi Program Prioritas Utama di Indonesia

Kamis, 6 Februari 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MNP – Pendidikan di Indonesia menghadapi tantangan serius. Di tengah pesatnya pembangunan, sektor pendidikan justru semakin tersisih dari prioritas utama kebijakan nasional.

Banyak sekolah masih kekurangan fasilitas, guru honorer berjuang dengan kesejahteraan yang minim, dan anak-anak di daerah terpencil masih sulit mengakses pendidikan berkualitas.

Menurut data terbaru, meskipun anggaran pendidikan telah dialokasikan sebesar 20% dari APBN, implementasinya masih jauh dari kata optimal.

Ketimpangan pendidikan antara kota dan desa semakin besar, sementara tenaga pendidik terus menghadapi ketidakpastian. Jika dibiarkan, kondisi ini akan memperburuk kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Untuk itu, BEM PTNU se Nusantarak mengajak seluruh masyarakat, tenaga pendidik, mahasiswa, dan pemerhati pendidikan untuk bersatu menyuarakan perubahan!

Kami telah meluncurkan petisi Kembalikan Pendidikan Sebagai Prioritas Utama di Indonesia, yang ditujukan kepada Presiden, Menteri Pendidikan, dan DPR RI.

Petisi ini menuntut pemerintah untuk:

Menjadikan pendidikan sebagai prioritas nasional.  

– Memastikan anggaran pendidikan digunakan secara efektif.  

– Meningkatkan kesejahteraan guru, terutama guru honorer.  

– Menjamin akses pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia. 

Menurut Khuzaeni, Wakil Sekretaris Nasional BEM PTNU se-Nusantara, pemerintah harus segera mengambil langkah nyata untuk memastikan pendidikan kembali menjadi prioritas utama.

“Mahasiswa sebagai agen perubahan tidak akan tinggal diam melihat kondisi pendidikan yang semakin terpinggirkan. Kami mendesak pemerintah untuk segera bertindak agar pendidikan di Indonesia tidak semakin terpuruk,” tegasnya, Kamis (06/02/2025).

Saatnya kita beraksi! Jangan biarkan generasi mendatang kehilangan hak mereka untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Tandatangani petisi ini sekarang dan sebarkan kepada sebanyak mungkin orang!

Klik tautan berikut untuk menandatangani petisi: [https://www.change.org/Kembalikan_Pendidikan_Prioritas_Indonesia]

Bersama, kita bisa memastikan pendidikan kembali menjadi prioritas utama demi masa depan Indonesia yang lebih baik!

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda
600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?
Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU
Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim
Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi
Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda

Selasa, 15 September 2026 - 16:11 WIB

600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?

Selasa, 15 September 2026 - 16:01 WIB

Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Berita Terbaru