Masyarakat Geram!! KPU Pakpak Bharat Diminta Tanggungjawab Soal Tudingan ‘Kultivasi Ganja’

Rabu, 20 November 2024 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – KPU Kabupaten Pakpak Bharat menjadi sorotan publik saat Debat Publik kandidat calon Bupati Pakpak Bharat tahun 2024 yang digelar di Hotel Grand Ina Medan pada 17 November 2024 lalu.

Pemicunya lantaran pembawa acara saat debat menanyakan  keberadaan kultivasi ladang ganja yang ada di kabupaten Pakpak Bharat.

Tentu saja tudingan tersebut menuai polemik bahkan membuat masyarakat kecewa, karena akan berdampak pada nama baik Kabupaten Pakpak Bharat.

Dikutip dari pemberitaan media wahananews.com yang di tulis oleh kontributor media itu menuding bahwa KPU Pakpak Bharat tidak bertanggung jawab atas tuduhan keberadaan kultivasi ladang ganja yang ada di kabupaten Pakpak Bharat.

Ketua DPD JPKP Kabupaten Pakpak Bharat, Amir Solin mengaku kecewa dengan pertanyaan tersebut dan meminta KPUD Pakpak Bharat untuk bertanggung jawab atas materi debat yang dianggap tidak benar.

“Saya khawatir tuduhan ini akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama menjelang tahapan Pemilihan Kepala Daerah,” ucap Amir Solin.

Seirama dengan itu, Juniper Sinamo warga Pakpak Bharat, juga merasa tersinggung dengan tuduhan tersebut. Pasalnya, selama ini dirinya tidak pernah mendengar adanya kebun ganja di kampung halamannya.

“Tuduhan tersebut sangat mencoreng nama baik Kabupaten Pakpak Bharat. Saya minta KPU RI untuk memberhentikan seluruh komisioner KPUD Pakpak Bharat karena dianggap memberikan informasi bohong,” tegasnya.

Sementara, Rinto Solin salah seorang tokoh muda Pakpak Bharat  juga ikut mengungkapkan kekesalannya pasa KPUD kabupaten Pakpak Bharat.

“KPUD Pakpak Bharat untuk bertanggung jawab atas tudingan yang dianggap tidak berdasar tersebut,” pungkas Rinto Solin.

Ketika beberapa wartawan meminta klarifikasi dengan mendatangi kantor KPUD Pakpak Bharat pada 20 November 2024 tidak berhasil menemui satu pun komisioner.

Bahkan, hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak KPUD Pakpak Bharat.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat
Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers
IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD
Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung
Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar
Bupati Tasikmalaya Soroti Minimnya Minat MIPA, STEM Didorong Sejak PAUD hingga SMP
Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam
Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:31 WIB

IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar

Berita Terbaru

Berita terbaru

IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD

Rabu, 28 Okt 2026 - 12:31 WIB

Berita terbaru

Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:15 WIB