TAKALAR, MNP – Pengabdian sebulan penuh mahasiswa Universitas Sawerigading (UNSA) Makassar di pesisir Galesong akhirnya tuntas dengan catatan manis.
Universitas Sawerigading Makassar resmi menarik mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXIX Tahun 2026 yang telah menjalankan program pengabdian masyarakat di Desa Mappakalompo, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar.
Penarikan yang digelar pada Rabu, 10 September 2026 itu berlangsung khidmat, haru, dan penuh apresiasi dari pemerintah setempat atas dedikasi mahasiswa selama berada di desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara penarikan tersebut tidak main-main, dihadiri langsung oleh tokoh-tokoh penting. Tampak hadir Camat Galesong Muh. Iksan Larigau, S.E., Kepala Desa Mappakalompo Syarifuddin, S.H., beserta jajaran perangkat desa dan dosen pembimbing lapangan Universitas Sawerigading Makassar.
Kehadiran para pejabat ini menjadi bukti bahwa KKN UNSA di Mappakalompo benar-benar dirasakan manfaatnya dan dianggap penting oleh pemerintah kecamatan dan desa. Suasana kekeluargaan sangat terasa saat prosesi penarikan berlangsung di balai desa.
Dalam sambutannya, Camat Galesong Muh. Iksan Larigau, S.E., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh mahasiswa KKN UNSA.
Ia secara tegas mengatakan bahwa selama pelaksanaan KKN di wilayah Kecamatan Galesong, khususnya di Desa Mappakalompo, seluruh program dan kegiatan berjalan lancar sesuai dengan yang telah direncanakan.
Tidak ada kendala berarti, semua program kerja mahasiswa mampu bersinergi dengan program pemerintah kecamatan. Pujian ini menjadi kado terindah bagi mahasiswa sebelum kembali ke kampus.
Senada dengan Camat, Kepala Desa Mappakalompo Syarifuddin, S.H., juga tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya.
Ia menuturkan bahwa kehadiran mahasiswa KKN Unsa telah memberikan warna baru dan kesan yang sangat positif bagi warga desa. Mulai dari kegiatan sosial, edukasi, pemberdayaan masyarakat, hingga kebersamaan dengan warga, semuanya membekas.
Pihak desa mengaku sangat terbantu dan merasakan manfaat nyata atas kehadiran mahasiswa Universitas Sawerigading Makassar selama kurang lebih satu bulan berada di Desa Mappakalompo.
Sementara itu, Ketua Panitia KKN Angkatan XXIX Unsa Tahun 2026, Asbullah Thamrin, S.H., M.H., turut menyampaikan rasa bangga dan harunya.
Ia mengaku bangga karena mahasiswa mampu menjaga nama baik almamater dan berhasil menorehkan kesan positif di mata masyarakat.
Ia berharap kegiatan pengabdian kepada masyarakat seperti ini tidak berhenti di angkatan XXIX saja, tetapi dapat terus dilaksanakan dan berkelanjutan di Desa Mappakalompo pada masa-masa mendatang dengan program yang lebih inovatif.
Perlu diketahui, kegiatan Kuliah Kerja Nyata Universitas Sawerigading Makassar Angkatan XXIX Tahun 2026 ini dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan penuh, terhitung sejak tanggal 9 Agustus hingga 10 September 2026.
Selama itu, mahasiswa hidup berbaur bersama masyarakat, belajar memahami persoalan desa, dan mencoba memberikan solusi melalui program kerja yang telah disusun bersama dosen pembimbing. Inilah esensi KKN yang sesungguhnya, belajar mengabdi dan mengabdi sambil belajar.
Dengan resmi ditariknya mahasiswa KKN ini, maka berakhir pula rangkaian panjang pengabdian masyarakat di Desa Mappakalompo.
Acara penarikan ini menjadi penanda berakhirnya tugas, sekaligus menjadi wujud nyata sinergi yang terjalin sangat baik antara pihak kampus, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa dalam mendukung pengembangan potensi masyarakat setempat.
Hubungan baik antara UNSA Makassar dan Desa Mappakalompo diharapkan tetap terjaga dan menjadi pintu kolaborasi untuk masa depan.
![]()
Penulis : Maxi Sondakh/Rahmat Lamada
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan