Pembangunan IPAL di Desa Kertajaya Garut Diduga Jadi Ajang Bancakan

Kamis, 5 September 2024 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) skala permukiman di Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Garut, Jawa Barat menjadi sorotan.

Pasalnya, proyek tersebut diduga menyalahi aturan, tidak sesuai dengan persetujuan teknis dari Dinas Lingkungan Hidup, dan disinyalir pula tidak menempuh perizinan.

Padahal seharusnya dalam pembangunan IPAL mesti dilakukan kajian-kajian yang dilakukan oleh tenaga ahli di bidangnya, agar nantinya proses filter air limbah tersebut dapat berjalan dengan baik.

Terkait pembangunan IPAL Komunal skala permukiman yang dikerjakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kertajaya, Pemerhati Lingkungan Hidup Kabupaten Garut Rony Faisal Adam, angkat bicara.

Ia mempertanyakan terkait dengan persetujuan teknis atas pembangunan IPAL Komunal skala permukiman itu.

“Jadi sebelum melakukan pembangunan KSM itu harus menempuh permohonan ke Dinas Lingkungan Hidup, dokumen persetujuan teknisnya dan izinnya,” ungkapnya, kamis (05/09/2024).

“Apakah sudah sesuai dengan permen LHK No.68 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik, dan Undang-Undang No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” sambung Rony.

Lebih lanjut Rony menjelaskan, baku mutu air limbah adalah ukuran batas atau kadar unsur pencemar dan/atau jumlah unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam air limbah yang akan dibuang atau dilepas ke dalam sumber air dari suatu usaha dan/atau kegiatan.

Total Coliform merupakan bakteri Coliform yang berasal dari bahan organik, seperti kotoran manusia dan/atau hewan.

Selain itu, konsumsi air dengan kandungan Total Coliform yang tinggi dapat menyebabkan pengaruh terhadap kesehatan manusia dan/atau hewan.

“Saran Saya pembangunan IPAL Komunal tersebut stop dulu sampai perizinannya jelas sesuai dengan Pertek, sangat bahaya bila tidak di kaji dengan benar,” ujarnya.

Rony pun menanggapi hal positif bahwa dengan adanya program IPAL komunal skala Permukiman itu sangat bagus, jadi masyarakat bisa memanfaatkan dengan benar.

“Jadi sangat bagus program IPAL ini sebetulnya, tidak ada lagi yang buang air besar sembarangan (BABS), tetapi harus didukung bersama-sama untuk nanti operasionalnya dan harus betul memeliharanya,” papar Rony.

Pantauan di lokasi, pada papan anggaran pembangunan IPAL Komunal skala permukiman anggaran yang digelontorkan sebesar Rp. 496.201.800 dari DAK sanitasi fisik penugasan Tahun Anggaran 2024 yang dikerjakan oleh kelompok swadaya masyarakat (KSM) Kertajaya.

Pembangunan tersebut diperkirakan baru sekitar 40 persen. Dimana nantinya IPAL Komunal skala Permukiman itu diperuntukkan untuk kurang lebih 50 kepala keluarga.

Loading

Penulis : M. Karno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Perkuat Zero HALINAR, Lapas Cipinang Hadirkan SILA sebagai Solusi Komunikasi Resmi Warga Binaan
Kenali dan Gauli Alam Kita, Ketahui Manfaat Tanaman Herbal di Sekeliling Rumah
Puluhan Wartawan Datangi SMPN 1 Petarukan, Ini Penjelasannya
Pria Asal Cigantang Tasikmalaya Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Dalami Motif Korban
Pesona SPBU Bentar Pemalang: Mengantre BBM Sambil Cuci Mata View Gunung 
Transformasi Posyandu Jadi ‘Call Center’ 6 SPM, Kader di Cikalang Kota Tasikmalaya Diedukasi
Menteri Dukbangga-BKKBN Cek Program Makan Bergizi Gratis 3B di Dairi dan Pakpak Bharat
Bola Panas Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di Desa Pangkan, Kadis PUPR dan Warga Saling Klaim Anggaran Jalan Badampu–Bantayum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:48 WIB

Perkuat Zero HALINAR, Lapas Cipinang Hadirkan SILA sebagai Solusi Komunikasi Resmi Warga Binaan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:29 WIB

Kenali dan Gauli Alam Kita, Ketahui Manfaat Tanaman Herbal di Sekeliling Rumah

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:03 WIB

Puluhan Wartawan Datangi SMPN 1 Petarukan, Ini Penjelasannya

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:36 WIB

Pria Asal Cigantang Tasikmalaya Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Dalami Motif Korban

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:26 WIB

Pesona SPBU Bentar Pemalang: Mengantre BBM Sambil Cuci Mata View Gunung 

Berita Terbaru

Berita terbaru

Puluhan Wartawan Datangi SMPN 1 Petarukan, Ini Penjelasannya

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:03 WIB