Kunjungi Pakpak Bharat, Stafsus Kemenko Marves RI Bahas Pengembangan Durian dengan Investor

Jumat, 31 Mei 2024 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor mengungkapkan keinginannya mengembangkan tanaman Durian di Kabupaten Pakpak Bharat bukan sekedar wacana.

Hal ini disampaikan oleh Bupati melalui Sekretaris Daerah, Jalan Berutu, S.Pd, MM saat menerima kunjungan Staff Khusus Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI, Dr. Van Basten yang datang mengunjungi Pakpak Bharat pada Rabu (29/05/2024) kemarin.

Jalan Berutu menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat telah menjajaki calon lahan areal rencana pengembangan durian yang dibutuhkan oleh para investor asal Negeri Tiongkok yang datang berkunjung pada beberapa waktu lalu.

“Kita sudah jajaki calon lahan yang dibutuhkan, ada sekitar 1920 Ha lahan yang kita tawarkan untuk rencana ditindak lanjuti pengembangan Durian,” jelas Jalan Berutu.

Sementara itu, Dr. Van Basten sendiri dalam pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Garuda, Kompleks Kantor Bupati Pakpak Bharat ini menjelaskan beberapa skema kerja sama yang bisa dilakukan bersama para pengembang nantinya.

Menurutnya, Kabupaten Pakpak Bharat harus dapat menangkap peluang ini untuk menjadi sentra pengembangan Durian, sehingga akan mengakibatkan dampak ekonomi disini, termasuk juga para masyarakat sekitar juga akan terimbas.

“Selain itu petani juga dapat menjadi mitra investor dalam aktifitas pengembangan tanaman durian yang kita rencanakan nantinya terdapat Kebun Inti dan Kebun Plasma di Desa Kaban Tengah,” tandasnya.

Beberapa waktu lalu puluhan investor asal Tiongkok datang mengunjungi Kabupaten Pakpak Bharat. Sempat mencicipi buah durian asli Pakpak Bharat.

Mereka bahkan terang-terangan mengungkapkan ketertarikannya untuk mengembangkan perkebunan durian di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.

Tanaman durian seyogyanya bukan tanaman baru di Kabupaten Pakpak Bharat. Tanaman buah yang dikenal sebagai raja buah ini tumbuh subur di berbagai wilayah seperti Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, Pagindar dan beberapa wilayah lainnya.

Dengan adanya kerjasama nantinya akan berkembanglah beberapa varietas premium seperti Black Thorn, Musangking dan Super Tembaga di Kabupaten Pakpak Bharat.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya Teguhkan Komitmen Jaga Demokrasi
Bongkar Peredaran Sabu, Polres Garut Bekuk Pria Bawa 102 Gram Barang Bukti
Serang Jukir dengan Golok, Pria di Garut Ditangkap Polisi
Lewat PKTD, Desa Sukajadi Sulap Kebun Sawit dan Nanas Jadi Sumber PAD
Pemkab Bartim Apresiasi Pelantikan Pengurus DAD Kecamatan, Bupati Minta Jaga Nilai Leluhur
Lantik DAD Kecamatan Se-Bartim, Hengky Tegaskan Kesejajaran Adat, Agama dan Hukum Positif
Soal Izin Bangunan dan Sertifikat Kios di Cibunigeulis, Dinas PUTR Dorong Sidak Gabungan
Keren! Bekas TPS Dadaha Disulap Menjadi Pusat Pembibitan Pohon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:29 WIB

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya Teguhkan Komitmen Jaga Demokrasi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:20 WIB

Bongkar Peredaran Sabu, Polres Garut Bekuk Pria Bawa 102 Gram Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05 WIB

Serang Jukir dengan Golok, Pria di Garut Ditangkap Polisi

Senin, 27 Juli 2026 - 15:43 WIB

Lewat PKTD, Desa Sukajadi Sulap Kebun Sawit dan Nanas Jadi Sumber PAD

Senin, 27 Juli 2026 - 15:13 WIB

Pemkab Bartim Apresiasi Pelantikan Pengurus DAD Kecamatan, Bupati Minta Jaga Nilai Leluhur

Berita Terbaru

Berita terbaru

Serang Jukir dengan Golok, Pria di Garut Ditangkap Polisi

Senin, 27 Jul 2026 - 16:05 WIB

Berita terbaru

Lewat PKTD, Desa Sukajadi Sulap Kebun Sawit dan Nanas Jadi Sumber PAD

Senin, 27 Jul 2026 - 15:43 WIB