Koalisi atau Oposisi? Rakernas Menjadi Penentu Arah Politik PDIP

Selasa, 23 April 2024 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MNP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menetapkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming menjadi pemenang Pilpres 2024 pada Rabu besok (24/04).

Keputusan tersebut pasca Mahkamah Konstitusi (MK) menolak semua gugatan dari kubu pasangan Anies-Muhaemin dan Ganjar-Mahfud.

Menyikapi itu, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah menegaskan partainya siap menjadi koalisi ataupun oposisi pada pemerintahan mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ahmad Basarah mengatakan, partainya sudah memiliki pengalaman di dalam dua situasi berbeda tersebut. Menurutnya, ketangguhan PDIP sudah teruji di dalam maupun diluar pemerintahan.

Contohnya ketika masa Orde Baru, Ahmad Basarah menyebut PDIP banyak menerima intimidasi politik, tetapi mampu bertahan dan menjadi pemenang pada Pilpres dan Pemilu 1999.

“Kita pernah berada di pemerintahan lalu keluar lagi dari pemerintahan. Kemudian masuk lagi selama 10 tahun,” jelasnya di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2024).

Namun terang Ahmad Basarah, sikap politik PDIP lima tahun ke depan akan ditentukan secara resmi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar Mei mendatang.

Diketahui, pada Rakernas seluruh struktur partai bakal memberikan masukan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tentang posisi politik partai menjadi bagian pemerintah atau oposan.

Seluruh struktur partai memang berhak memberikan masukan kepada Megawati soal posisi berkoalisi atau menjadi oposisi.

“Tapi nanti tergantung Megawati yang memiliki hak prerogatif untuk menentukan arah politik PDI Perjuangan,” kata dia.

Lantaran itu, Ahmad Basarah menerangkan, apapun nanti keputusan Megawati, seluruh kader PDI Perjuangan akan siap berada di dalam maupun di luar pemerintahan.

“Kita dilatih, kita dididik sebagai seorang kader yang harus mampu hidup dalam segala cuaca dan dinamika politik nasional,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Redaksi

Sumber Berita : Berbagai sumber

Berita Terkait

Wujudkan”Panyingkiran Bersinar”, Kelurahan Panyingkiran Optimalkan Bank Sampah Lewat Aksi Jumsih
Dugaan Konflik Kepentingan Kasus Mesin Mobil Dinsos, Tatang Toke: Jangan Ada yang Dilindungi 
Keburu Terciduk Polres Garut, Ratusan Paket Sabu Gagal Beredar
Kasus Dugaan Pelecehan Tukang Bakso: Kuasa Hukum Korban Bantah Isu Penculikan Terlapor 
Menelusuri Jejak PBBKB Bartim: Transparansi Pajak BBM Dipertanyakan, Warga Bartim Angkat Suara
Ukur Capaian Kompetensi, 67 Peserta Ikuti Sumatif Paket C di PKBM Insan Madani
Panitia Resmi Terbentuk, Sulang Silima Marga Manik Pergetteng Getteng Sengkut Siap Gelar MUBES ke – 10 
Sosok Polisi Pakpak Bharat Aiptu Widodo, Donor Darah Usai Puasa demi Nyawa Pasien

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:53 WIB

Wujudkan”Panyingkiran Bersinar”, Kelurahan Panyingkiran Optimalkan Bank Sampah Lewat Aksi Jumsih

Jumat, 24 April 2026 - 13:19 WIB

Dugaan Konflik Kepentingan Kasus Mesin Mobil Dinsos, Tatang Toke: Jangan Ada yang Dilindungi 

Jumat, 24 April 2026 - 13:07 WIB

Keburu Terciduk Polres Garut, Ratusan Paket Sabu Gagal Beredar

Jumat, 24 April 2026 - 12:54 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Tukang Bakso: Kuasa Hukum Korban Bantah Isu Penculikan Terlapor 

Jumat, 24 April 2026 - 11:55 WIB

Menelusuri Jejak PBBKB Bartim: Transparansi Pajak BBM Dipertanyakan, Warga Bartim Angkat Suara

Berita Terbaru

Berita terbaru

Keburu Terciduk Polres Garut, Ratusan Paket Sabu Gagal Beredar

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:07 WIB