Kritik Tajam PMII Kota Tasik, Penghargaan Adipura Terkesan Manipulatif

Kamis, 7 Maret 2024 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Pemerintah Kota Tasikmalaya sering sekali mendapatkan penghargaan dari beberapa kementerian Republik Indonesia.

Mulai dari penghargaan pengolahan zakat terbaik, penghargaan kota peduli HAM, Penghargaan kepatuhan pelayanan publik, penghargaan Keterbukaan informasi publik dan masih banyak yang lainya.

Namun, banyaknya penghargaan yang didapat harusnya berbanding lurus dengan kinerja di lapangan, faktanya tidak bagi PMII meski berbagai macam penghargaan yang didapat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti yang dikritisi Heru Mukhtar Wakil Ketua 2 PC PMII Kota Tasikmalaya, dia menyebut setiap penghargaan tersebut tidak mencerminkan torehan hasil yang bisa dinikmati warga kota Tasikmalaya.

“Penghargaan ini terkesan bersifat manipulatif, karena tidak jelas indikator yang keberhasilannya,” kata Heru melalui press releasenya, Kamis (07/03/2024).

Terbaru, Pemerintah Kota Tasikmalaya mendapat perhargaan Adipura yang terasa cukup aneh. Padahal pengelolaan sampah masih menjadi masalah yang serius di kota Tasikmalaya.

Ditambah lagi pengelolaan lahan terbuka hijau semakin tidak terkendali dan kian menyusut dari tahun ke tahun. Maka dari itu, Pemerintah kota Tasikmalaya rasa-rasanya seperti tidak layak meraih penghargaan Adipura.

PMII mencurigai terjadinya manipulasi terkait pemberian penghargaan adipura tersebut berangkat dari berbagai faktor. Misalnya saja, adanya kedekatan antara Pj. Walikota Tasikmalaya, Dr. Cheka Virgowansyah dengan berbagai pihak di lingkaran pemerintahan daerah maupun pusat.

“Maka wajar saja jika muncul kecurigaan bahwa Dr. Cheka Virgowansyah memanfaatkan posisi dan relasi politiknya untuk kepentingan pribadi,” cetusnya.

Heru mengatakan, idealnya, pemberian penghargaan terhadap pemerintah sebagai apresiasi haruslah berdasar, objektif, serta tidak kontradiktif dengan realita.

“Jangan sampai pemberian penghargaan apapun hanyalah sebatas ceremony semata, apalagi sengaja diadakan untuk menutupi kesalahan-kesalahan yang mestinya diperbaiki,” kata Heru.

PMII ingin sebagai masyarakat, tentu tidak mau dan menolak adanya penggiringan opini yang menyesatkan oleh segala bentuk perhargaan yang di oleh pemerintah kota tasikmalaya.

Pasalnya terang Heru, jangan sampai masyarakat tergiring dengan embel-embel penghargaan dan menganggap bahwa Pj. Walikota Tasikmalaya Dr. Cheka Virgowansyah bisa menyelesaikan segala problematik yang ada.

“Padahal yang dibutuhkan oleh masyarakat bukanlah bentuk penghargaan apapun itu bentuknya, tapi bentuk kebijakan dan kinerja nyata dari pemimpin,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Sumber Berita : Press Release

Berita Terkait

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai Bahagia, Bupati Jeneponto Pimpin Semarak Hari Jadi ke-163
Judi “Gasper” Menggurita di Tanah Jawa: Aparat Diuji, Masyarakat Resah
Manfaatkan Potensi Alam, Situ Batu Mongot Digadang Jadi Ikon Wisata Baru di Kota Tasikmalaya
Pantura Pemalang Kembali Telan Korban Jiwa, Rizal Bawazier Desak Polisi Tindak Tegas Truk Sumbu 3
Otonomi Daerah Jangan Jadi Formalitas: Kendaraan Perusahaan, Pajak Kemana Mengalir?
Kawal Proses PK-2 di Mahkamah Agung, Usut Dugaan ‘Kongkalikong’ Mafia Tanah Tol Cisumdawu
Babak Baru Kasus Pelecehan Pedagang Bakso: Kuasa Hukum Hadirkan Saksi Kunci
Tergiur Imbalan, Karyawan Swasta di Garut Kota Nekat Jadi Perantara Narkoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:25 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai Bahagia, Bupati Jeneponto Pimpin Semarak Hari Jadi ke-163

Minggu, 26 April 2026 - 19:42 WIB

Judi “Gasper” Menggurita di Tanah Jawa: Aparat Diuji, Masyarakat Resah

Minggu, 26 April 2026 - 13:51 WIB

Manfaatkan Potensi Alam, Situ Batu Mongot Digadang Jadi Ikon Wisata Baru di Kota Tasikmalaya

Minggu, 26 April 2026 - 10:49 WIB

Pantura Pemalang Kembali Telan Korban Jiwa, Rizal Bawazier Desak Polisi Tindak Tegas Truk Sumbu 3

Minggu, 26 April 2026 - 10:28 WIB

Otonomi Daerah Jangan Jadi Formalitas: Kendaraan Perusahaan, Pajak Kemana Mengalir?

Berita Terbaru