TASIKMALAYA, MNP – Kepala SMK Negeri 1 Kota Tasikmalaya Junjun Nugraha Sutisna, S.Pd., MM. menegaskan pentingnya peran pelajar sebagai generasi penerus bangsa yang mampu menjadi contoh bagi daerah lain, baik dalam prestasi akademik maupun perilaku sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di era modern saat ini.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat membawa dampak positif sekaligus negatif bagi kehidupan pelajar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di satu sisi, siswa memiliki kesempatan luas untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan keterampilan. Namun di sisi lain, tidak sedikit remaja yang terpengaruh oleh pergaulan yang menyimpang dan berbagai perilaku yang dapat merugikan masa depan mereka.
“Kami menginginkan siswa-siswi di Kota Tasikmalaya menjadi contoh bagi daerah lain. Pelajar harus memiliki karakter yang kuat, disiplin, berakhlak baik, serta mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan,” ujarnya , Senin (22/06/2026).
Junjun menyoroti berbagai fenomena kenakalan remaja yang masih menjadi perhatian bersama, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, geng motor, perundungan, hingga perilaku-perilaku yang dinilai tidak sesuai dengan norma agama dan budaya yang berlaku di masyarakat.
Menurutnya, semua pihak harus bersinergi untuk memberikan pembinaan dan pengawasan kepada generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam lingkungan yang salah.
Junjun menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian nilai akademik semata, tetapi juga membentuk karakter, moral, dan etika peserta didik.
Oleh karena itu, sekolah terus berupaya memberikan berbagai kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi siswa sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, dan sosial.
“Sebagai pendidik, kami ingin menyampaikan kepada seluruh siswa bahwa masa depan ada di tangan mereka sendiri. Jangan sampai terpengaruh oleh pergaulan yang salah, narkoba, kekerasan, maupun tindakan lain yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” kata Junjun.
Dirinya mengajak para orang tua untuk aktif mendampingi anak-anak mereka di rumah. Menurutnya, pendidikan yang berhasil harus didukung oleh kerja sama antara sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.
Dengan pengawasan serta komunikasi yang baik, berbagai potensi penyimpangan perilaku remaja dapat dicegah sejak dini.
Selain itu, pihak sekolah juga terus menjalin kerja sama dengan berbagai instansi terkait dalam memberikan edukasi kepada siswa mengenai bahaya narkoba, pentingnya menjaga pergaulan, serta meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar.
Langkah tersebut diharapkan mampu membentuk generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Di akhir penyampaiannya, Junjun berharap para pelajar dapat memanfaatkan masa sekolah sebagai momentum untuk belajar, berprestasi, dan mengembangkan diri.
Ia mengajak seluruh siswa untuk menjadi kebanggaan keluarga, sekolah, dan daerah dengan menunjukkan sikap yang positif serta menjauhi segala bentuk perilaku yang dapat merusak masa depan.
“Jadilah generasi yang membanggakan. Tunjukkan bahwa pelajar Kota Tasikmalaya mampu menjadi teladan, berprestasi, serta menjaga nilai-nilai moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Soni/Arrie
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan