Arus Ganas Sungai Lae Ordi, Pesona Wisata Arum Jeram Pakpak Bharat

Sabtu, 9 Desember 2023 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menyelenggarakan Pelatihan Pemandu Wisata Arung Jeram bagi para pemandu wisata dan pelaku usaha.

Tidak kurang dari empat puluh peserta mengikuti kegiatan ini, dibawah instruktur ternama dari Siantar Rafting, tentang teknik arung jeram yang baik dan profesional.

Pelatihan yang diselenggarakan selama tiga hari ini, ditutup dengan pelaksanaan praktek arung jeram di sungai Lae Ordi, salah satu sungai terbesar dan terpanjang di Kabupaten Pakpak Bharat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sungai ini, menjadi langganan tetap pelaksanaan arung jeram di Kabupaten Pakpak Bharat. Arus air yang deras, serta keindahan tebing bebatuan di kiri kanannya membawa tantangan tersendiri bagi para pecinta wisata yang menantang adrenalin ini.

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor yang mengikuti kegiatan ini berharap, ekonomi sektor kepariwisataan dapat tumbuh dan berkembang di Kabupaten Pakpak Bharat, seiring terus berkembangnya Sumber Daya Manusia Pakpak Bharat disektor ini.

Pelatihan pemandu wisata Arum Jeram Pakpak Bharat mendapat pelatihan Siantar Rafting

“Saya berpesan, agar kegiatan seperti ini terus dikembangkan, guna menarik minat wisatawan luar berkunjung ke Kabupaten Pakpak Bharat,” harap Bupati, Sabtu (09/12/2023).

Dirinya ingin kegiatan-kegiatan seperti ini, agar terus dikembangkan kedepan, sehingga ekonomi Pakpak Bharat akan terus bertumbuh disektor ini. Ini yang kita harapkan.

Menurut Bupati, Pakpak Bharat punya banyak sungai, objek wisata, air terjun dan sebagainya, namun sulit berkembang dikarenakan SDM kurang mumpuni, maka ikutilah pelatihan-pelatihan serupa ini dengan baik.

“Setiap kali ada pelatihan kepariwisataan, saya selalu berpesan supaya harus ada hasil yang didapatkan oleh peserta, jangan hanya sebatas seremoni saja,” tandas Bupati.

Para peserta pelatihan terlihat begitu menikmati mengarungi sungai Lae Ordi sejauh lebih kurang 10 km, menerjang arus sungai yang terkenal ganas dan menantang ini.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya
Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota
BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang
Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat
Menanam Kehidupan: Cara Istimewa Persit KCK Kodim Tasikmalaya Maknai HUT ke-80
Klarifikasi PT KSL: Klaim RKAB Terbit, Bantah Tambang Ilegal dan Tudingan Pencemaran
Bupati Franc Tumanggor Suarakan Pemulihan Hutan Kemenyan di Tengah Sosialisasi PBPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:52 WIB

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo

Sabtu, 18 April 2026 - 15:42 WIB

Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya

Sabtu, 18 April 2026 - 15:00 WIB

Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota

Sabtu, 18 April 2026 - 13:43 WIB

BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat

Berita Terbaru