1.100 Anak Yatim di Tasikmalaya Tersenyum Bahagia di Tahun Baru Islam 1448 H

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Suasana di dalam Aula Pesantren Sulalatul Huda, Paseh, Kota Tasikmalaya, pada Jumat (26/6/2026) siang itu terasa begitu hangat dan bergetar.

Ribuan pasang mata yang menyimpan rindu mendalam pada sosok ayah dan ibu, hari ini berkaca-kaca bukan karena kesedihan, melainkan karena buncahan rasa syukur dan bahagia.

Memanfaatkan momentum sakral Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, sebuah kolaborasi kemanusiaan yang luar biasa digelar melalui gerakan “Berbagi Bersama Anak Negeri”.

Sebanyak 1.100 anak yatim piatu yang berasal dari wilayah Kota, Kabupaten Tasikmalaya hingga Ciamis dihadirkan untuk memanen cinta dari para dermawan yang hadir sebagai sosok pengganti orang tua mereka.

Kegiatan mulia ini diinisiasi oleh sinergi apik antara Gandara Group, Sahabat Ryano, Irjen Kemendes PDTT, Batalyon Infanteri Teritorial dan Pembangunan (Yonif TP) 939/Macan Putih, serta para alim ulama Kota Tasikmalaya.

Momen langka ini diawali dengan penuh khidmat. Isak haru sempat menyeruak saat doa bersama dipanjatkan untuk para orang tua anak-anak yatim yang telah berpulang ke rahmatullah.

Suasana kian syahdu dan menggetarkan jiwa saat gema mahalul qiyam dikumandangkan bersama, sebelum akhirnya ribuan bingkisan dan santunan dibagikan.

Acara ini pun terasa kian istimewa dengan kehadiran dua Qori terbaik nasional pada zamannya, KH Abdul Jabar dan KH Abdul Jalal.

Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang mereka bawakan dengan begitu indah seolah menjadi penyejuk spiritual bagi seluruh jiwa yang hadir di aula tersebut.

Ketua MUI Kota Tasikmalaya sekaligus Pimpinan Pesantren Sulalatul Huda, KH Muhammad Aminudin Bustomi, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah, di bulan yang penuh keistimewaan ini, kami bisa berbagi kebahagiaan dengan 1.100 anak yatim piatu dari Tasikmalaya dan Ciamis. Semoga apa yang kami berikan ini bisa menjadi berkah dan benar-benar bermanfaat bagi masa depan anak-anak kita,” ungkap KH Aminudin dengan penuh ketulusan.

Pesan Motivasi: “Kalian Tidak Bisa Memilih Lahir dari Siapa, Tapi Bisa Memilih Menjadi Apa”

Hadir langsung di lokasi acara, Pendiri Sahabat Ryano yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Ryano Panjaitan, memberikan suntikan motivasi yang membakar semangat anak-anak.

Dengan penuh empati, ia mengingatkan bahwa status yatim piatu bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjuangan besar.

“Kita memang tidak bisa memilih dilahirkan dari siapa dan di mana. Tetapi, kita punya hak penuh untuk memilih kita ingin menjadi apa di masa depan. Kuncinya adalah belajar dan terus mengasah diri, karena Allah SWT berjanji akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu,” tegas Ryano hangat.

Muhammad Ryano mengajak anak-anak untuk berani bermimpi besar (think big). “Kalian adalah apa yang kalian pikirkan. Jadi, miliki pola pikir orang besar agar kelak kalian menjadi orang besar,” tambahnya.

Ia juga mendoakan agar kelak dari rahim Pesantren Sulalatul Huda lahir para pengusaha hebat seperti H. Cahya Gandara, kiai kharismatik seperti KH Aminudin Bustomi, atau perwira TNI seperti Letkol Deddy Setya Wijaya.

Sinergi kemanusiaan ini mendapat apresiasi mendalam dari Komandan Yonif TP 939/Macan Putih, Letkol Deddy Setya Wijaya. Baginya, aksi sosial berskala besar ini merupakan bukti nyata indahnya kolaborasi antara pihak swasta, pemerintah, pemuda, TNI, dan ulama.

Menariknya, Letkol Deddy membeberkan bahwa agenda kali ini merupakan aksi kemanusiaan ke-20 yang ia ikuti hanya dalam kurun waktu 3 bulan terakhir sejak bertugas di Tasikmalaya.

“Baru 3 bulan di sini, sudah 20 kali kami melakukan amal bakti sosial. Ini benar-benar luar biasa. Kalau tidak ada sinergi dengan Gandara Group, kami mungkin bingung apa yang harus dikerjakan di Tasikmalaya,” ujarnya kagum.

Letkol Deddy juga berpesan agar anak-anak tidak berkecil hati. “Jangan pernah sedih. Banyak sekali anggota TNI yang dulunya juga seorang yatim piatu, tetapi mereka terbukti sukses. Gantungkan cita-cita setinggi langit, iringi dengan doa, dan teruslah melangkah maju,” pesannya menyemangati.

Sementara itu, Owner Gandara Group, H. Cahya Gandara, menyampaikan bahwa kepedulian kepada anak yatim adalah tanggung jawab moral bersama. Anak-anak yang kehilangan orang tua membutuhkan uluran tangan hangat yang tulus agar mereka tidak merasa sendirian di dunia ini.

Pihaknya hanya ingin melihat mereka tersenyum dan sukses. Doa kami, kelak saat anak-anak ini tumbuh dewasa dan berhasil mencapai cita-citanya, mereka akan melanjutkan estafet kebaikan ini.

“Mereka akan menjadi orang-orang sukses yang kembali peduli dan berbagi dengan anak-anak yatim serta sesama yang membutuhkan,” pungkas H. Cahya penuh harap.

Melalui momentum Tahun Baru Islam 1448 H ini, sinergi Gandara Group, Sahabat Ryano, TNI, dan Ulama Tasikmalaya telah menanam benih-benih harapan di hati 1.100 anak negeri. Sebuah bukti nyata bahwa kepedulian yang tulus mampu mengubah air mata kesendirian menjadi senyum masa depan yang cerah.

Loading

Penulis : Mon

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Aroma Kongkalikong Mafia Tanah di Barito Timur: 117 SHM Diduga ‘Parkir’ di Tangan Karyawan Perusahaan
Wasev TMMD ke-129 Pastikan Pembangunan Desa Parungponteng Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Mengenal dan Mengatasi Penyakit Gastritis Antrum/Antral dengan Obat-obatan Herbal
Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Warga Pattaneteang Olah Limbah Kulit Kopi Jadi Media Tanam
Dukung Pendidikan Keagamaan, Kemenag dan KUA Bungursari Fasilitasi Legalitas MDTU Al-Musytari
Oleh Soleh Tegaskan Sinergi PKB–NU, Siap Sukseskan Muktamar
Dokumen SIPA Depo Pertamina Tasikmalaya Dipertanyakan, Aliansi Desak Bukti Perizinan dan RTH
Gerak-geriknya Dicurigai Warga, Pelaku Pencurian Motor di Candipuro Akhirnya Diciduk Polisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Aroma Kongkalikong Mafia Tanah di Barito Timur: 117 SHM Diduga ‘Parkir’ di Tangan Karyawan Perusahaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Wasev TMMD ke-129 Pastikan Pembangunan Desa Parungponteng Tepat Sasaran dan Berkelanjutan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Mengenal dan Mengatasi Penyakit Gastritis Antrum/Antral dengan Obat-obatan Herbal

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Warga Pattaneteang Olah Limbah Kulit Kopi Jadi Media Tanam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Dukung Pendidikan Keagamaan, Kemenag dan KUA Bungursari Fasilitasi Legalitas MDTU Al-Musytari

Berita Terbaru