Milad ke 35, Pesantren Riyadul Huda Gunung Kilempeng Santuni Anak Yatim-Piatu

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Milad ke 35 Pesantren Riyadul Huda Gunung Kilempeng Kelurahan Sukajaya kecamatan Bungusari kota Tasikmalaya diisi dengan kegiatan santunan kepada 23 anak yatim-piatu.

Milad dengan tema menebar empati memperkuat dilatihsmi ini dinilai istimewa, karena berbarengan dengan Hari Santri Nasional.

Acara berjalan secara Khidmat, dimulai dari pembacaan ayat suci Al-Quran, seni pentas santri Tausiyah dari penceramah pondok pesantren Nurul Huda dan pondok pesantren Huda III, Sabtu (22/10/2022).

Ketua pelaksana kegiatan Milad ke 35 Ustadz Muhamad Sihabudin menyebutkan, kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa marhabah pesantren kepada yatim-piatu.

“Pesan saya, momen ini dapat terwujudnya ukhuwah Islamiah terutama alumni pesantren Riyadul Huda,” ungkap Muhammad Sihabudin.

Tak lupa, dirinya juga mengucapkan rasa terimakasih kepada alumni yang hadir, santriwan santriwati dan tokoh masyarakat serta warga Rancageneng telah membantu kegiatan ini hingga berjalan sukses.

Menurut Muhammad Sihabudin, setiap anak tidak bisa memilih dilahirkan dalam seperti kondisi apa. Tidak ada yang bisa meminta untuk dilahirkan dengan kondisi orang tua lengkap atau justru tanpa orang tua.

“Namun, sudah ditakdirkan oleh Allah, demikian halnya status sebagai anak yatim atau piatu,” kata Muhammad Sihabudin.

Masih kata ia, dalam agama Islam, anak yatim piatu mendapat keistimewaan. Yatim adalah seseorang yang ayahnya meninggal dan dia belum baligh.

“Islam sudah mengatur, kelak ketika sudah dewasa, anak yatim piatu diberi pilihan untuk mengelola hartanya secara mandiri,” tandasnya.

Ditempat sama, Lurah Sukajaya Iwan Sunandar SIP menyatakan, bahwa pesantren adalah wadah untuk mencari ilmu agama agar kelak diaplikasikan ilmunya di kehidupan bermasyarakat yang taat kepada ajaran agama.

“Serta bisa menjadikan manusia yang bermanfaat dan berguna bagi agama, negara dan bangsa,” pungkas Iwan. (Haris K)

Loading

Berita Terkait

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum
Arga Hot Spring Hadirkan Wahana Fantastis, Diburu Wisatawan Lokal dan Luar Daerah
Sikap Tertutup Camat Baru Ciampea Terhadap Kiprah Jurnalis, Picu Spekulasi Miring Insan Pers 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:45 WIB

Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Berita Terbaru

Sampai Kapan Rakyat Menjadi Kelinci Percobaan Kebijakan?

Berita terbaru

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:58 WIB